Saat Aku Hilang Part 2

Baca dulu part sebelumnya guys “saat aku hilang“. Hari telah beranjak menuju gelap saat kami usai makan malam, lampu-lampu flash segera dinyalakan. Seusai shalat maghrib didalam tenda, teman-teman bebaringan santai sebelum acara Jurit, aku menyelinap keluar untuk menikmati langit malam. Bintang nampak berkilauan dilangit, indah sekali, aku belum pernah melihat bintang-gemintang seindah itu, sebab kalau di kota, bias mereka redup karena tertimpa sinar lampu gedung-gedung.

Sedangkan bulan nampak berbinar dibalik kabut tipis dipenjuru timur, walau tak purnama, tetap saja indahnya tanpa cacat.Ketika aku sedang terbengong-bengong menatap langit yang membius itu, tiba-tiba terdengar olehku kakak panitia memanggil, supaya kami berkumpul di lapangan. Segera aku masuk ke dalam tenda untuk mengambil jaket dan lampu flash.

“Mau kemana kau?” tanya Anna dengan heran.
“Kau tidak dengar? Kakak panitia memanggil kita” jawabku sambil berlalu.

loading...

Sebelum keluar dari tenda, kutatap keempat teman perempuanku dalam tenda itu, paras mereka nampak heran melihat tingkahku. “Ayo nanti kena marah kalau terlambat” kataku kemudian, sembari melangkah keluar tenda. Setelah mengenakan jaket tebal untuk melindungi tubuh dari udara dingin ditepi hutan, aku segera berlari kearah lapangan, lampu flash kugenggam erat agar tetap ditangan.

Namun, entah bagaimana ini terjadi, saat aku berlari kearah lapangan, dimana anak-anak lain akan berkumpul disana, aku merasakan ada yang aneh dengan diriku. Ya, aneh kenapa tiba-tiba suasana menjadi sepi? Di mana mereka? Di mana teman-temanku yang lain? Di mana tenda-tenda yang kami dirikan tadi sore? Di mana kakak panitia yang memanggil tadi? Di mana aku sekarang? Begitu banyak pertanyaan yang terlintas didalam otakku, aku seperti di dunia lain, sepi dan mencekam.

“Ayo anak-anak segera berkumpul” tiba-tiba suara teriakan seseorang, yang menurutku kakak panitia terdengar lagi. Aku celingukan, mencari-cari sumber suara itu. Aku agak heran, ketika kusadari suara itu berasal dari arah sungai. Agak *gamang dan takut-takut, kuarahkan lampu flashku kearah dari mana datangnya suara. Di tepi sungai itu, kulihat nampak bayangan, oh bukan bayangan, tapi sesosok manusia berdiri disana.

Tanpa ragu, aku berlari menghampiri sosok itu, menurutku, kakak panitia menyuruh kami berkumpul ditepi sungai. Aku sudah melupakan pertanyaan-pertanyaanku tadi, aku sudah tak peduli dimana aku berada, dimana teman-temanku, dimana tenda-tenda kami dan dimana kakak panitia yang lain. Sekitar sepuluh langkah lagi dari sosok itu, tiba-tiba aku merasakan darahku tersirap dan berhenti mengalir, langkahku terhenti seketika hingga aku hampir terjatuh.

Mataku tak berkedip melihat apa yang ada didepanku, kau tahu apa itu? Dari dalam sungai itu, muncul berpuluh-puluh makhluk yang mengerikan! Postur tubuh mereka layaknya anak kecil, namun kepala mereka besar-besar, lebih besar dua kali lipat dari kepala manusia normal. Mata mereka menyala-nyala, merah membara, bahkan ada beberapa diantaranya, matanya lepas dan tergantung. Bersambung ke saat aku hilang part 3.

Adymas Art

Adymas Art

Seorang yg suka ngedit foto ,tapi sering diganggu setan ,,…….
suka nonton anime (Naruto,Boruto,Boboiboy Galaxy),suka baca/tulis cerita jangan lupa di add
Fb: Adymas Art
Instagram:@adymas_art

All post by:

Adymas Art has write 98 posts

Please vote Saat Aku Hilang Part 2
Saat Aku Hilang Part 2
Rate this post