Saat Jaga Malam

Perkenalkan nama saya wolfman. Itulah yang biasa dipanggil oleh rekan-rekan saya. Di sini saya ingin berbagi kisah nyata yang dialami oleh diri saya sendiri. Ceritanya begini. Kami para prajurit memang sudah biasa dilatih dengan hal yang ekstrim. Termasuk dengan kesendirian, iya betul sekali. Kami tidak kenal dengan namanya mistis ataupun hal-hal gaib, karena kami menggunakan Logika. Namun sebenarnya saya percaya dengan hal tersebut.

Kembali ketopik. Saat itu saya pergi dari markas menuju tempat pos penjagaan. Di situ saya bersama dengan rekan saya. Sebut saja dia prajurit Collins. Nama lengkapnya Collins Emanuel Sitepu. Kami sudah ada disana dari jam 5 sore. Namun kami tidak hanya ditugaskan jaga pos saja. Kami harus berpatroli memasuki kawasan hutan, iya tepatnya hutan terkutuk kata warga sekitar. Tetapi beberapa tahun yang lalu hutan dan kawasan sekitarnya dijadikan sebagai properti milik pemerintah untuk dijadikan sebagai tempat latihan.

Alasan utama mengapa warga sekitar bilang itu terkutuk karena ada seorang gadis cantik yang hilang dihutan tersebut. Ayahnya mencarinya kemana-mana namun tidak ditemukan. Hingga sang ayah sakit dan meninggal dunia karena depresi. Semenjak saat itulah katanya hutan tersebut terkutuk. Namun kami tidak tahu jelas bagaimana yang dimaksud dengan terkutuk.

Sudah 6 jam prajurit collins tidak kembali. “Kayaknya mah ini saya harus menyusulnya” dalam hati. Lalu saya putuskan untuk menjemputnya. Saya pergi kearah selatan. Melewati banyak sekali pohon serta gelap akhirnya saya melihat ada cahaya api. “Itu dia” kata saya, yang melihat api unggun yang dibuatnya. Lalu saya melihat hal aneh. Dia seperti ketakutan yang amat sangat. Sambil mengacungkan senapannya kearah penjuru mata angin sambil melihat keatas.

PratuCollins: *ssst! Kau dengar suara itu?!
Wolfman: apa? Ada apaan memangnya?
PratuCollins: suara bising sekali tapi aku tidak tahu. Rasanya sangat menegangkan disini sebaiknya aku kembali.
Wolfman: ya sudah mungkin kau lelah.
PratuCollins: hati-hati kawan.

Lalu dia pergi menghilang dibalik gelapnya hutan. Namun saya masih santai saja. Mungkin akal-akalan dia saja menakuti saya. 30 menit saya menunggu hingga tiba-tiba ada angin bertiup kencang hingga membuat api unggunnya mati. Dalam hati “dasar angin si*l*n” lalu karena saya malas ingin menghidupkannya lagi saya naik keatas rumah pohon yang seperti tower penjaga.

Lalu mulailah sensor saya menyala. Menandakan bahwa ada aktivitas mistis yang sangat hebat. Padahal sudah lama sensor saya mati. (Seperti insting spiderman gitu). Kemudian suara bermunculan namun saya merasa saya sudah tidak lagi didunia nyata. Karena sangat aneh sekali. Banyak semak yang bisa berpindah tempat layaknya seorang yang mengenakan kostum. Tapi saya belum menyadari dan saya pikir mungkin ini sebuah tes? Akhirnya saya turun untuk berkeliling sekitar dan menyelidiki apa yang terjadi.

Saat masuk kedalam hutan, saya melihat batu besar dan saya tidak ingat bahwa ada batu besar. Lalu sekelebat saya melihat semak-semak banyak yang berlari layaknya manusia. Namun saya masih tenang, sambil membawa senjata takut-takut ada binatang buas menyerang. Saya berjalan melewati pohon demi pohon. Dan saya melihat ada bangunan yang sudah runtuh. Saya mengeceknya satu-persatu hingga sampai ditengah hutan.

Saya melihat ada semak-semak yang bergoyang. Ketika didekati betapa kagetnya saya. Dia mengeluarkan seperti mata dan seketika kaki saya seperti diseret hingga saya tidak ingat lagi jalur yang saya lewati. Sialnya lagi senjata saya hilang. Karena saya takut dihukum oleh POM saya mencari senjata saya dan saya terus berjalan. Dan disinilah banyak sekali kejadian. Saya melihat pohon cemara berlari, lalu hilang dengan cahaya yang mengerikan. Lalu ketika saat saya kejar lagi tubuh saya seperti terhempas hingga puluhan meter. Bersambung di saat jaga malam part 2.

loading...
KCH

Wolfman

Sekedar kembali mengingatkan. "Jangan pernah baca ini sendirian" :)

All post by:

Wolfman has write 2,660 posts