Saat Melahirkan Part 2

Cerita sebelumnya saat melahirkan. Thanks bang john part satunya sudah di publish setelah lama menanti *hehe dan ini lanjutan dari cerita saat melahirkan. Orang itu kemudian perlahan-lahan duduk dan berdiri, tapi dia cuma diam ditempat saja tidak mendekat. Istriku sangat terkejut melihatnya dan segera mendekap anaknya sambil dalam hati membaca doa-doa pendek. Dia berusaha membangunkanku tetapi dia tidak bisa bergerak, badannya tiba-tiba mulai kaku.

Saat yang mencekam itu berlangsung beberapa lama dan diselamatkan oleh suara adzan subuh yang berkumandang, disaat yang sama aku terbangun dan wanita tersebut telah berubah seperti sedia kala. Pagi harinya setelah teman sekamar kami diruang perawatan itu pulang barulah istriku menceritakan kejadian mengerikan itu. Orang-orang yang mendengar cerita istriku itu berkata kalau itu adalah tuselak yang mungkin mau mengincar anak kami.

Aku pun teringat cerita seorang ibu saat melahirkan dirumah sakit kabupaten yang saat itu baru pindah dari lokasinya yang lama. Kejadiannya terjadi tahun 90-an. Dia bercerita waktu itu setelah melahirkan akhirnya mereka dipindah ke ruang perawatan. Saat itu ruangan perawatannya sepi karena cuma dia yang menempatinya. Saat itu yang berjaga disana adalah suami dan saudara perempuannya.

Saat malam tiba setelah adzan isya datanglah seorang perawat yang memeriksa ibu dan bayinya dan sebelum pergi perawat itu berpesan agar pintu ruangan ini dikunci setelah jam sepuluh dan jangan dibuka sampai subuh. Katanya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Mereka mengiyakan dan akhirnya mereka mengunci pintu tersebut tepat jam sepuluh malam.

Waktu berlalu sampai sekitar jam dua belas malam tiba-tiba si ibu terbangun dan dia melihat suami dan saudaranya sudah tidur sedangkan bayinya terbangun dan mulai menangis. Si ibu kemudian mengambil anaknya dan menyusuinya. Pintu kamar perawatan tiba-tiba diketuk, dia mengira itu perawat tapi ketika menoleh tidak ada siapa-siapa di sana. dia bisa melihat keluar karena pintu itu dibagian atasnya ada kacanya. dia kembali menyusui anaknya ketika dia mendengar kembali suara pintu digaruk dari luar.

Ternyata dipintu itu sudah berdiri seorang nenek-nenek dengan rambut berwarna putih, sambil meringis dan menjulurkan lidahnya menjilati kaca pintu tersebut dari luar. Mata nenek tersebut tertuju pada anak yang sedang disusui. Nenek itu menggaruk pintu terus menerus dan menjilati kaca pintu tersebut sedangkan dia dengan ketakutan terus memperhatikannya.

loading...

Setelah beberapa lama akhirnya nenek tersebut pergi dan barulah dia kemudian membangunkan suami dan saudaranya kemudian bercerita baru tadi ada tuselak yang datang mau masuk kekamar. Ternyata itulah maksud perawat tadi yang menyuruh untuk mengunci pintu ruang perawatan itu karena mungkin disana pernah terjadi atau dilaporkan kejadian menyeramkan seperti yang dialaminya. Sekian.

Yandi Lalu

yandi

You Shouldn't Read Alone (english) » Ndak Bae Mece Mesak-Mesak (sasak) »Suka Segala Sesuatu Tentang Pesawat Khususnya Pesawat Tempur.» Menulis itu tidak mudah, jadi bagi yang ingin membagikan ceritaku sertakan nama penulisnya, karena menulis tidak semudah copy paste.» Ceritaku Orisinil kecuali yang bersumber dari link yang ditautkan diakhir cerita.»Facebook - Yandi Lalu »Instagram - @yandilalu

All post by:

yandi has write 87 posts