Sara is Missing (SIM)

Aku menemukan sebuah ponsel tergeletak dibawah ranjang tempat tidurku. Aku mengambilnya, lalu membuka isinya. Wallpapernya hanya ada satu perempuan memegang kucing. Dan saat dibuka aplikasinya tidak ada. Hanya ada pesan masuk dari Iris, entah siapa ia. Ini ada sedikit kutipan chatnya, tapi pakai bahasa inggris, tenang saja sudah aku translate ke indonesia ya.

Iris: hai, Sara selamat datang kembali.
Aku: aku bukan Sara.
Iris: bisakah kamu membantuku mencari Sara?
Aku: iya, tentu.
Iris: ini vidio yang terakhir yang dia kirim.

(Jadi isi vidionya adalah, kalau Sara didalam sebuah ruang gelap, berteriak meminta tolong).

Aku: Sara sepertinya dalam bahaya.
Iris: iya, tentu. Bisakah kau membantuku mencarinya?
Aku: mengapa?
Iris: karena dia pemilikku.

(Pada saat Iris bilang dia pemilikku, aku kurang mengerti, tapi setidaknya bukanlah hantu melainkan programnya).

Iris: jadi bagaimana keputusanmu?
Aku: tidak!
Iris: ayolah, ini penting.
Aku: oke, aku akan berusaha sebisa aku. Aku akan coba.
Iris: makasih, ini aplikasinya yang dapat diperbaiki. Tidak banyak, hanya sedikit aplikasi yang bisa terinstall ulang.
Aku: Caranya?
Iris: Tekan layar yang kosong dengan lama. Aplikasinya satu-persatu akan muncul. Lalu kabari aku!

Aku tertegun. Aku harus menolong Sara? Tapi aku bukan orang luar negeri. Aku di Indonesia. Kupikir ini ponsel punya orang luar. Bahasanya saja bahasa inggris. Tut! Tut! Tut! Aku melihat kelayar. Beberapa aplikasi seperti, chat, email, telepon, memo, music, sudah terinstall. Aku membuka chat. Melihat ada banyak sekali obrolan dengan temannya. Oh,iya aku harus mengabari Iris! Ini chatnya.

Iris: bagaimana?
Aku: sudah.
Iris: baiklah.
Aku: tapi aku tidak menemukan sesuatu.

Iris: cluenya ada di Faith dan Aya.
Aku: kalau aku menemukan sesuatu yang menyeramkan?
Iris: kalau begitu atau kalau tidak mengerti artinya tekan ditempatnya maka akan muncul pembahasannya tentang itu.
Aku: oke.

Aku segera ke chat Faith. Isinya adalah membujuk Faith agar pergi ke pesta penyihir. Tetapi Sara sepertinya menolak. Faith membujuk dan akhirnya Sara mau pergi. Tetapi saat Faith balas tidak ada balasan. Di isi Aya, hanya ada candaan dan katanya akan ada yang menelepon Sara. Saat aku keluar chat. James Wan menelpon. Yang kutahu James adalah teman Sara yang ikut dalam pesta. Aku mengangkatnya.

James: Sara. Sara. Apa kamu mendengarku?
Aku: James!
James: astaga, Sara aku harus berbicara denganmu!
Aku: James, ini aku Sara!

loading...

Tut! Tut! Tut! Telpon dimatikan aku menyamar diriku sebagai Sara, karena ingin mendapat informasi yang lebih lanjut. Tak berapa lama kemudian, James menelpon lagi.

James: aku harus bicara denganmu.
Aku: James?
James: Sara?
Aku: apa James, apa?
James: Sara. Kenapa kamu tidak bicara?
Aku: James!

Tut! Tu! Tut! Telpon dimatikan. Dia bilang aku tidak bicara? Padahal kalian lihat aku bicara dengannya. Aneh sekali, lalu James mengirimiku pesan.

James: Sara, aku mau ngomong sama kamu.
Aku: apa yang mau kamu bicarakan?
James: kamu baik-baik saja kan?
Aku: iya, kenapa James?
James: astaga, aku melihatnya..

Aku: melihat siapa?
James: dia.
Aku: siapa orang itu?
James: hallo.
Aku: James! Serius ini.

James: *hm, kamu harus pilih, bagikan link ini atau dia mati?
Aku: ini bukan James! Siapa kamu?
James: ingat ingin James hidup?
Aku: …
James: aku tahu, kamu bukan Sara
Aku: iya, aku bukan Sara! Kenapa!
James: tidak ada. Cepat waktumu hanya 2 menit.

Aku terdiam aku harus membagikan link itu. Aku mencari-cari grup yang bisa ku share linknya agar James tetap hidup. Saat kulihat, aku menemukannya. Aku membagikan link itu, lalu James membalasnya.

James: terima kasih sudah membagikannya.
Aku: jadi sama saja James mati?
James: ya.
Aku: kamu pembohong!

Aku menutup chat dengan James. Dia menipuku. Lalu masuk chat baru. Irizu. Aku melihat chatnya. Irizu berperilaku aneh. Dia mengajak Sara untuk pergi ke pesta bersamanya. Tetapi Sara menolak, ia ingin pergi sendiri bersama temannya, Faith. Aku menuju galeri. Terkunci, galerinya rusak. Kata Iris aku harus tekan lama. Aku menekan lama dan.

Bisa! Tapi memerlukan sandi. Hint: Happy Birthday. Aku terpikir ulang tahunku 14 Februari. Mungkin 1402 kata sandinya? Dan saat kucoba, berhasil! Kata sandinya itu. Kata sandi ulang tahunku yang akan selalu kuingat. Dibalik foto-fotonya biasa saja. Tetapi ada satu foto seorang pria memakai topeng barongsai. Mengerikan sekali. Lalu tiba-tiba Irizu mengechatku.

Irizu: maaf sebelumnya aku belum memperkenalkan diriku. Namaku, Irizu.
Aku: kamu membunuh seseorang!
Irizu: tidak. Aku tidak pernah membunuh seseorang.
Aku: mustahil, tidak mungkin. Aku tahu kau yang telah membunuh James dan kau yang bertopeng berbaju hitam!

Irizu: tidak. Seperti yang aku bilang. Aku punya pilihan untukmu.
Aku: apa?
Irizu: iya atau tidak?
Aku: iya? Apa aku harus gabung dalam pesta itu?
Irizu: kurasa kamu mengerti. Ada dua wanita disini, pilih siapa yang mau dibunuh! FAITH ATAU SARA?!

Aku: kenapa aku?
Irizu: karena ya, tidak apa-apa?
Aku: ya.
Irizu: cepat! FAITH atau SARA?! Hanya ada 10 detik.
Aku melihat di memo. “Save Sara”. Aku harus memilih Faith. Maafkan aku, Faith demi Sara.
Aku: FAITH!

Irizu segera mengirim foto-foto kematian Faith. Aku menangis. Sara bebas, tapi tidak tahu nasibnya. Iris mengechatku lagi.

Iris: kau menyelamatkan Sara.
Aku: tapi.. Faith?
Iris: tidak apa-apa. Sara, yang harus diutamakan. Faith baik-baik saja.
Aku: lalu handphonenya?
Iris: punyamu. Simpanlah.
Aku: terus bagaimana dengan Sara?
Iris: Sara akan baik-baik saja.
Aku: baiklah. Jadi aku bisa mengobrol dengan teman-temannya?
Iris: iya, dengan katakan ini Sara.

Aku terjaga. Ini adalah kisah nyata. Ponselnya aku masih simpan. Ada di samping tempat tidurku. Kisah itu aku alami pagi hari. Pada 1 Mei 2016 lalu. Lihat kisahku berikutnya, ya. Salam KCH.

KCH

Nutasha

Sekedar kembali mengingatkan. "Jangan pernah baca ini sendirian" :)

All post by:

Nutasha has write 2,691 posts