Saudara Kembar Riski

Assalamualaikum kak john dan sobat KCH semuanya. Ketemu lagi nih sama Bismi yang cantik jelita, banyak yang suka dari Aceh *hehe. Di cerita ke-60 ini aku akan bercerita tentang kejadian yang aku alami tepat 4 hari yang lalu. Siang itu cuaca sangatlah mendung. Aku, vina, sinta, dan riski pulang sekolah bersama. Saat itu aku lagi kesal sama sinta dan vina yang menyatakan bahwa aku berpacaran dengan ketua OSIS.

“Alah bismi ngaku saja kali kalau kamu tuh sama irfan (ketua OSIS) pacaran” kata vina. “Sudah berapa kali sich aku bilang, aku itu gak pacaran sama dia, lihat muka dia saja sudah muntah aku” jawabku dengan kesal. Memang irfan ganteng dan bisa dikatakan idaman para cewek di SMA ku, akan tetapi entah kenapa aku tidak menyukainya karena dia itu sifatnya sombong.

Aku lihat riski dari tadi hanya diam, aku tahu dari SD dulu bahwa riski sudah menyukaiku, akan tetapi aku hanya mengangapnya sebagai teman biasa. Sinta dan vina terus merayuku gak habis-habis, aku pun meninggalkan mereka dan berlari menuju kearah rumah kosong yang tidak jauh dari tempat kami berjalan. Entah kenapa aku berlari kerumah kosong ini, dan tiba-tiba ada yang menepuk bahuku.

Aku terkejut dan memalingkan wajahku kebelakang. “Riski kamu ngapain kesini, tinggalkan aku sendirian” kataku. Tapi riski hanya diam membisu, mukanya pucat dan saat kusentuh tangannya sangat dingin. Dia terus menatapku, hatiku sudah berdegup kencang melihat sorotan matanya kepadaku. Aku melangkah mundur, dan dia pun semakin melangkah kedepan mendekatiku.

“Kamu siapa?” kataku gemetar. Dia bukan riski, ya dia bukan riski. Aku lihat jam menunjukkan pukul 14.30 sore, dan perlahan-lahan wajah riski berubah menjadi hancur dan dipenuhi belatung-belatung. Aku pun langsung muntah melihatnya, tak lama kemudian vina, sinta, dan riski menghampiriku. “Bismi kamu kenapa?” tanya riski. “Kamu gak apa-apa kan bismi?” kata sinta lagi.

Aku pun bertanya pada riski apakah dia memiliki saudara yang telah meninggal? Betapa terkejutnya aku saat riski berkata bahwa dia memiliki saudara kembar yang telah meninggal saat dia kelas 2 SD dulu. “Memang kenapa bismi?” tanya riski.

loading...

“Enggak ada apa-apa kok!” jawabku. Dalam hatiku bertanya, lantas apa maksud dari saudara kembar riski yang menampakkan dirinya padaku? Cukup sekian ceritaku. Salam buat salma, bayu, kak gina, kak dwi, kak yain, fajar, dan lainnya wassalamualaikum.
Facebook: Bismi jasein

Bismi Jasein

Bismi

Facebook: Bismi jasein I Fans Anime Naruto From Aceh

All post by:

Bismi has write 78 posts