Sekar dan Ambar Bagian 4

Sebelumnya sekar dan ambar bagian 3. Di kantor tempat Sekar bekerja, Sekar mendapatkan telepon terakhir dari Ambar. Tiba-tiba handphonenku berdering, kulihat panggilan telepon dari Ambar, dengan segera aku mengangkatnya.

“Selamat siang mbak Sekar lagi dimana? Ini aku Ambar, aku mau ketemu mbak, mbak Sekar dimana sekarang?” ucap Ambar.
“Aku masih di kantor mbar, memang ada apa mbar? Nanti sore saja kamu ke rumah ya mbar” jawabku.
“Oh gak kok mbak hanya kangen saja, sudah lama kan kita gak ngobrol, terakhir bertemu waktu di rumah tante Devi bulan april lalu” balas Ambar.

“Oh aku kira ada apa mbar, ya sudah aku tunggu di rumah saja ya mbar” jawabku.
“Iya mbak Sekar aku pasti ke rumah” balas Ambar sambil menutup teleponnya.
“Aku akan mengatakan semuanya mbak, tentang hubunganku dengan mas Pandu, *haha” Ambar meracau dan tertawa sendirian.

loading...

“Si*lan, kemana mas Pandu?! Kenapa dia tidak bisa aku hubungi, apa dia mau kabur begitu saja? Tidak semudah itu mas, aku bukan perempuan yang lemah dan selalu mengalah, aku Ambar! Apapun yang aku inginkan, aku harus mendapatkannya” senyum sinis Ambar.
“Baik kalau itu mau kamu mas, hari ini juga aku akan menemui mbak Sekar, akan aku ceritakan semua tentang hubungan kita, kalau aku tidak bisa memilikimu mas, Sekar pun tidak akan bisa mendapatkanmu” kutuk Ambar saat itu.

Saat itu Pandu melihat ponselnya banyak sekali panggilan tak terjawab dari Ambar.

“Ya Tuhan, perempuan itu benar-benar nekat, apa yang harus aku lakukan? Aku tidak mau hubunganku dengan Sekar berakhir begitu saja. Apa yang harus aku lakukan untuk membuat Ambar bungkam untuk selamanya, aku tak mau Ambar mengacaukan hidupku, terlebih lagi jika Ambar mengatakan semua hubunganku selama ini kepada Sekar, *huft! Aku harus melakukan sesuatu, aku coba telepon Ambar sekarang” ucap Pandu kesal.

“Hallo, mbar?”.
“Ya hallo mas, aku kangen kamu mas, kamu dimana?” sudah aku duga, kau pasti akan menghubungi aku jika tentang Sekar, ucap Ambar dalam hati.
“Aku sedang diluar, kamu dimana? Aku mau menemui kamu mbar” balas Pandu.

“Oh, iya sayang aku di apartemen kamu langsung saja kesini” balas Ambar.
“Kita janjian di tempat biasa saja mbar, aku mau bicara, penting” jawab Pandu singkat.
“Oke mas, aku berangkat sekarang ya sayang” balas Ambar genit.

Pandu dan Ambar janji bertemu di sebuah Cafe. The Flover’s Cafe.

“Aku kangen kamu mas” Ambar langsung menyambut Pandu, begitu Pandu datang.
“Iya” sahut Pandu dingin.
“Ambar, aku mau minta maaf, selama ini aku tidak sadar kalau ternyata kamu sangat mencintaiku, mbar berilah aku satu kesempatan lagi” rayu Pandu kepada Ambar.

“Kamu serius mas, atau ini hanya kebohongan kamu saja? Agar aku tidak memberitahu mbak Sekar tentang hubungan kita selama ini, *hah?” ucap Ambar.
“Ya sudah kalau kamu tidak percaya, ayo kita keluar kota, disana ada teman aku, dia seorang penghulu kita menikah disana mbar” Pandu berusaha meyakinkan Ambar.

“Kamu serius sayang?” tanya Ambar tak percaya.
“Iya aku serius sayang” rayu Pandu.
“Iya sayang aku mau banget, kapan kita perginya” tanya Ambar.
“Jam 4 sore nanti kamu tunggu mas disini” balas mas Pandu.
“Baik mas, nanti sore aku tunggu disini” hati Ambar senang, usahanya tidak sia-sia menaklukkan hati Pandu.

Selanjutnya sekar dan ambar bagian 5.

Salim

Salim

“,…Daku menuliskan kisah dari dimensi lain tanpa pena serta tanpa lampu”.

Hal yang aku senangi ialah tertawa, juga menghindar dari keramaian. Aku begitu bahagia bersembunyi di tempatku yang gelap, karena orang lain tidak dapat melihatku, dan aku sangat mudah melihatmu di tempat yang terang.

Terima kasih yang sudah membaca ceritaku !!

FB : Sa Lim.

All post by:

Salim has write 31 posts

Please vote Sekar dan Ambar Bagian 4
Sekar dan Ambar Bagian 4
Rate this post