Seorang Wanita Bernama Susannah Cahalan

Hai pembaca KCH, cerita ini bukan tulisanku, tetapi disini aku ingin berbagi mengenai kisah hidup seseorang yang berjuang melawan “penyakit aneh” yang dia derita yang gejalanya kalau di Indonesia (mungkin nih) penyakitnya seperti orang yang mengalami gangguan dari makhluk halus atau hal-hal mistis lainnya atau bahkan seperti “kiriman”.

Tenyata hal-hal aneh yang terjadi pada diri manusia itu adalah suatu pertanda penyakit yang diderita walaupun gejalanya terdengar sangat berbau supranatural (walaupun hal-hal supranatural itu ada dan wajib kita yakini). Kisah ini menggambarkan betapa ilmu yang dimiliki manusia itu masih amat sangat sedikit dibanding ilmunya Tuhan dan tidak akan bisa manusia mendapat ilmu Tuhan yang sedikit itu kecuali dari belajar dan berusaha. Bahwa setiap penyakit pasti akan diturunkan beserta obatnya. Semoga kisah ini bisa menginspirasi para pembaca.

Wanita bernama Susannah Cahalan membagikan pengalaman hidupnya bagaikan cerita dalam sebuah film horor. Dia menceritakan, waktu itu dia baru berusia 24 tahun. Karirnya sebagai seorang wartawan berada dalam tingkat kesuksesan yang paling gemilang. Namun sejak Susannah pindah kerumah barunya di New York, semua mimpi buruknya dimulai.

Setiap malam dia tidak bisa tidur, dia selalu merasa tubuhnya gatal, kadang bahkan sesak nafas. Dia juga selalu merasa ranjangnya ada bau binatang yang busuk, tapi kemanapun dia mencari, dia tidak menemukannya. Sejak saat itu semangatnya mulai menurun, dia semakin tidak ingin pergi kerja. Bahkan dia selalu merasa ada sesuatu yang mengikuti disampingnya.

Setelah beberapa saat, waktu keluarganya datang mengunjunginya, mereka kaget waktu mereka melihatnya. Keluarganya hampir tak mengenalinya, wajahnya kusut dan berantakan, dia tidak lagi pergi bekerja. Susannah bahkan tidak bisa berkomunikasi secara normal dengan orang lain, persis seperti orang gila. Akhirnya keluarganya membawanya ke rumah sakit.

Di rumah sakit, penyakitnya semakin parah. Dia jadi suka menyerang orang lain, mudah marah dan kasar, bahkan beberapa kali mau kabur. Kadangkala dia menyerang suster dan keluarganya. Dia sudah melakukan berbagai pemeriksaan. Bahkan sudah berganti banyak sekali dokter. Dokter sendiri curiga kalau Susannah ini kejiwaannya terganggu dan perlu ke rumah sakit jiwa untuk diobati.

Semua teman dan keluarganyapun merasa dia sudah gila. Sampai akhirnya seorang dokter Souhel Najjar muncul dan melakukan sebuah tes yang sangat aneh! Dia tidak lagi harus diambil darah atau di X-ray. Dokter Najjar hanya melakukan pemeriksaan dengan cara yang sangat simpel. Dia meminta Susannah untuk menggambar sebuah jam diatas selembar kertas. Setelah Susannah menyelesaikan gambar ini.

Dokter Najjar semakin yakin akan diagnosanya sebelumnya. Keanehan pada Susannah bukan disebabkan oleh gangguan jiwa, melainkan oleh karena alasan fisiologis. Gambar jam yang dibuat Susannah, semua angkanya ada disebelah kanan. Dokter merasa ada bagian dari otaknya yang mengalami kerusakan. Berdasarkan hasil tes ini, dokter Najjar melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

loading...

Dokter mendiagnosa Susannah menderita penyakit Anti-NMDA Receptor Encephalitis. Untuk mengetahui penyakit ini sangatlah tidak mudah. Karena gejalanya sangat mirip dengan sakit kejiwaan lainnya. Padahal sakit ini menyerang kekebalan tubuh pasien dari otak. Kalau saja dokter Najjar tidak melakukan pemeriksaan ini. Mungkin Susannah akan dikirim ke rumah sakit jiwa dan penyakitnya malah akan bertambah parah, bahkan mungkin akan koma atau meninggal.

Susannah tinggal di rumah sakit selama sebulan sampai kesadarannya kembali pulih. Kalau dia ingat kembali beberapa bulan terakhir hidupnya, semuanya itu sama seperti mimpi. “Selama di rumah sakit, semua ingatanku itu cuman sebagian, potongan-potongan yang buruk saja. Aku perlu melihat rekaman di rumah sakit, berbicara dengan dokter. Bertemu keluarga dan banyak mendengar penjelasan dari pacarku. Baru aku tahu lebih banyak hal. Aku perlu menggunakan kemampuanku sebagai wartawan. Untuk menemukan diriku saat itu”.

Penyakit seperti ini baru ditemukan di tahun 2007 lalu. Untungnya Susannah bertemu dengan dokter Najjar yang juga menyelidiki penyakit ini. Setelah pulih, dia akhirnya menulis sebuah buku berjudul Brain on fire yang menuliskan kisah dan pengalamannya selama sakit. Di dalamnya menuliskan berbagai hal yang dia alami. Termasuk mengucapkan kata-kata aneh waktu dia mewawancarai orang.

Dia merasa dirinya diracuni oleh orang lain. Bahkan dia merasa keluarga dan dokter semuanya ingin mencelakainya. Waktu-waktu itu merupakan mimpi buruk bagi Susannah. Saat ini Susannah sangat beruntung ada tim medis yang membantunya. Kamu bisa mendengar pengalamannya lebih lanjut didalam link url video dibawah ini.

Url video: https://www.youtube.com/watch?v=Najj0aVLJwU
Sumber:
m.tribunnews.com/internasional/2017/07/17/gadis-ini-disangka-sakit-jiwa-hal-mengejutkan-terkuak-saat-dokter-memintanya-melukis-jam

Yandi Lalu

Yandi Lalu

Facebook - Yandi Lalu ┬╗Instagram - @yandilalu

All post by:

Yandi Lalu has write 87 posts