Seseram itukah Wajahku?

Hari yang indah, menyelimuti aktivitasku. Setiap hari selalu ceria setelah kirim-kirim cerpen horor. Namun kadang juga melamun jika terlalu menghayati isi ceritanya. Kadang terlintas bayangan yang bergerak cepat melintas di depan atau sampingku. Kadang juga tanpa sebab, tiba-tiba kaget karena gorden terbuka sendiri atau adik tiba-tiba berada di depanku.

*Argh, ada apa dengan diriku ini. 1, 2, 3 bulan berlalu, ku mulai menghirup udara segar di luar rumah. Terus terang, setiap hari aku hanya mengurung diri di rumah. Sehingga banyak yang mengira aku sudah pindah ke kota. Ku mulai bersosialisasi dengan tetangga, dan tetanggaku ini mempunyai anak bayi berusia 3 bulan. Aku mencoba menggoda dan bermain dengan bayinya, tapi yang ku dapat bayinya malah terdiam melihatku terus menerus tanpa ekspresi dan tiba-tiba menangis sekuat-kuatnya.

Sehingga ibunya mengajaknya pulang. Aku hanya tersenyum karena ku pikir itu sudah biasa dalam bayi. Lalu keesokan harinya, keponakanku datang yang masih berusia bayi juga. Ku belum menemuinya karena posisiku sedang mandi. Setelah selesai aku mendekatinya berharap dia mau ku ajak atau sekedar tersenyum. Tapi malah dia marah dan menangis sejadi-jadinya, lalu saya mundur dan menjauh dari pandangannya dia terdiam.

Ketika dia di gendong ibunya, dan aku mulai menampakan diri di hadapannya. Dia malah menangis lagi sekuat-kuatnya. Aku mulai merasa heran, biasanya anak kecil suka denganku tapi setiap ada anak kecil kok sekarang malah takut melihatku. “Apakah wajahku seseram itu?” gumamku dalam hati. Ku coba perbaiki diri, aku kurangi berpikir horor. Setiap malam ku membuka Al-Qur’an dan mulai membacanya perlahan.

Setiap ku mulai menghayati isinya, tiba-tiba ku terhenti dan seperti orang yang masuk angin alias ingin muntah. Aku coba lagi melanjutkan ayat demi ayat, dan terulang lagi. Seolah-olah seperti aku meruqiyah diri sendiri. Terus terang saya suka acara ruqiyah di trans7 dan saya melihat mereka yang sedang di ruqiyah mengalami gangguan. Tapi apakah aku juga terkena?

loading...

Apakah ini adalah jawaban dari misteri mimpiku yang di cerita KCH berjudul “sekedar mimpi atau sebuah pesan?“. Apapun itu semoga diriku selalu di lindungi oleh Allah. Dan buat pembaca cerita KCH, berdoalah dulu sebelum membaca supaya mereka tidak mengganggumu. Sekian, thanks kak john telah mempublish cerita saya dan thanks para pembaca yang suka dengan kiriman saya.

Dwy Dwi Dandwi

Dwy dwi dandwi

Jangan baca ini sendirian ya… :D
by:
penulis amburadul horor dari lampung tengah.

All post by:

Dwy dwi dandwi has write 118 posts

Please vote Seseram itukah Wajahku?
Seseram itukah Wajahku?
Rate this post