Siapa di Dalam Toilet?

Hai sahabat KCH. Bertemu lagi denganku Mawar. Aku ingin bercerita tentang pengalamanku saat masih di pesantren. Sebelumnya temanku yang bernama anisa sudah memposting ceritanya yang berjudul pengalaman di pesantren. Oke langsung saja ke cerita.

Waktu itu selepas dzuhur, kebetulan saat itu di pesantren sedang kesulitan air, jadi untuk mandi dan wudhu aku harus mengumpulkan air. Singkat cerita aku sudah mengumpulkan air yang cukup untuk mandi. Di pesantrenku ini ada 2 toilet, yang 1 berada di dalam asrama, memiliki 4 bilik khusus untuk buang hajat dan berwudhu. Dan yang 1 nya lagi berada di sebelah wetan (timur), asrama yang memiliki 11 bilik khusus untuk mandi dan mencuci baju.

Untuk toilet wetan di pisah oleh kebun yang juga berfungsi menjadi tempat menjemur pakaian. Ada 2 kolam yang airnya berwarna hijau, lumutan yang menjadi tempat pembuangan kotoran. Kembali ke cerita. Setelah air terkumpul di ember besar, bisa di bilang gentong. bergegas aku mandi di toilet yang khusus wudhu dan buang hajat. Sebenarnya tidak boleh, tapi aku memaksa kepada pengurus. Karena aku takut untuk mandi sendirian di toilet sebelah wetan.

Setelah di ijinkan, aku mandi di bilik no 3. Toilet ini bak mandinya panjang, menyambung ke toilet no 4, yang hanya di batasi tembok di atas permukaan bak sampai batas tembok atas. Saat aku hampir selesai mandi, saat sedang memeras rambut yang basah aku melihat ke bak mandi toilet, karena bak mandi ini menyambung ke toilet no 4, otomatis jika ada orang yang berada di toilet 4, bayangan orang itu akan terpantul ke air.

Dan saat aku melihat ke air, aku seperti melihat ada seorang wanita berdiri menghadap pintu memakai baju warna hijau, dengan rambut panjang. Tapi saat aku bertanya siapa disana? Wanita itu tidak menjawab. Aku bergegas menyelesaikan urusanku di kamar mandi, lalu keluar dan melihat pintu toilet no 4 pintunya terbuka. Aku heran, biasanya jika ada yang keluar masuk toilet itu pasti terdengar suara pintu buka/tutup, karena pintunya adalah pintu seng yang digeser tapi kok tadi gak ada suara apa-apa?

Saat aku menilik pun tak ada siapa-siapa di dalam toilet. Aku tak ambil pusing, langsung aku kembali ke kamar pesantren, siap-siap untuk ashar berjamaah. Lalu saat hampir menjelang maghrib, aku buru-buru ke toilet sementara santri yang lain sibuk berasmaul husna. Aku bergegas wudhu agar tak usah mengantri panjang. Aku memasuki toilet no 3 lagi. Setelah selesai aku melihat ke air lagi, dan bayangan wanita itu masih ada. Masih sama, masih disitu dengan posisi yang tak berubah.

Aku jadi bertanya-tanya siapa itu? Saat aku menilik ke toilet no 4 masih tetap tidak ada siapa-siapa, lalu aku masuk lagi ke toilet no 3 dan melihat lagi ke air, dan bayangan itu masih ada disana. Bulu kudukku langsung berdiri, aku cepat-cepat keluar. Setelah acara asmaul husna selesai, aku bercerita pada temanku yang sudah lebih lama pesantren disini yang kebetulan sedang berhalangan sholat.

Setelah menceritakan apa yang aku lihat, temanku bilang, katanya “di toilet no 4 memang ada penunggunya, bukan cuma kamu saja yang lihat kok. Teman-teman yang lain juga sudah sering lihat. Kamu gak usah takut karena dia memang gak ganggu. Cuma menampakan diri di air”. Setelah temanku bercerita seperti itu, aku pun tak berani lagi masuk toilet no 3 atau no 4.

Walaupun memang gak ganggu, tapi berasa risih, kayak lagi di intip gitu. *Hehe, sekian dulu deh, kapan-kapan aku sambung lagi dengan ceritaku yang lain. Tentunya nyata. Buat yang pengen jadi temanku bisa invite.
Pin: d506d307

loading...
KCH

mawar

Sekedar kembali mengingatkan. "Jangan pernah baca ini sendirian" :)

All post by:

mawar has write 2,694 posts