Siulan di Dalam Mobil

Perkenalkan nama saya Nanda, di sini saya akan berbagi cerita kisah nyata yang saya alami sendiri. Kejadian ini terjadi sekitar bulan november 2016. Waktu itu saya di ajak teman kantor saya untuk pergi berenang setelah pulang kerja, kolam renang ini terletak di Sport Center perumahan mewah daerah Bekasi, dan juga letaknya tidak jauh dari komplek rumah kami. Memang kolam renang ini menjadi kolam renang favorit teman saya, karena selain bersih dan luas, tidak terlalu banyak orang yang berenang di sana.

Karena kantor kami berada di daerah Jakarta Utara, selepas adzan maghrib kami baru tiba di kolam renang tersebut dengan mengendarai mobil. Suasana di sana sejuk, karena banyak tumbuh pohon kelapa dan ada 2 (dua) pohon beringin besar. Selepas menunaikan shalat maghrib, ketika hendak masuk ke pintu masuk kolam renang, teman saya berkata sambil bercanda “awas, jalannya jangan ke kanan ke kiri, lurus saja, nanti ada yang ke tabrak lho”.

Sontak saya langsung berkata, “ih, mas jangan ngomong begitu, gak boleh maghrib-maghrib”. Dan ketika sudah masuk ke dalam, teman saya langsung berenang. Pada waktu itu hanya ada 4 orang di kolam renang tersebut, dan kebetulan saya tidak ikut nyemplung ke kolam renang karena saya tidak membawa perlengkapan untuk berenang. Jadi saya hanya duduk menunggu di bawah pohon-pohon besar, saat itu perasaan saya agak tidak enak.

Dari pada hanya duduk bengong, saya memutuskan untuk mendengarkan musik dari handphone. Selang 1 (satu) jam teman saya memutuskan untuk selesai berenang, dan ketika hendak bilas teman saya mengurungkan niatnya, dan berkata “agak gak enak, sepi banget, sudah gitu kamar mandinya besar terus agak masuk ke dalam buat tempat bilasnya jadi aku langsung pakai baju saja”.

Memang suasana pada saat itu agak spooky, karena kebetulan sedang gerimis kecil. Sekitar pukul 8 kami memutuskan untuk pulang, dan ketika melewati pohon beringin yang besar teman saya kembali berkata “kalau jalan tuh pelan-pelan, jalan di tengah saja gak usah ke pinggir-pinggir”. Saya pun kembali protes ke teman saya untuk tidak berkata seperti itu, walaupun mungkin hanya bercanda tapi saat itu saya merasakan hal yang gak enak.

Di tengah perjalanan pulang, kami ngobrol-ngobrol sambil mendengarkan musik yang di putar agak pelan. Ketika berhenti ngobrol saya mendengar suara siulan, jelas sekali. Saya pikir teman saya yang bersiul, jadi saya masih cuek saja. Namun suara siulan itu terdengar dari bangku tengah, tepat di belakang saya. Karena merasa aneh, saya melihat bibir teman saya itu, untuk memastikan bahwa dia yang bersiul.

Namun bibir teman saya tertutup rapat, saya langsung bertanya “mas dari tadi kamu siul-siul ya?”. Teman saya langsung menggeleng, “enggak kok”. Di selimuti rasa heran, saya bertanya lagi “seriusan, aku dengar ada yang siul. Kamu dengar kan?”. Saat itu juga teman saya langsung mematikan musik, dan seketika itu juga suara siulan itu makin bertambah kencang. Jelas sekali kami mendengar suara siulan itu.

Teman saya langsung menengok ke belakang, sambil tersenyum dia berkata “ada yang ikut tuh, suka sama kamu kayaknya”. Entah itu candaan atau kenyataan tapi saat itu juga rasanya saya mau nangis, karena suara siulan itu terdengar dekat sekali di telinga saya sampai hembusan napasnya pun terdengar. Ketika hampir mendekati rumah saya, teman saya berkata lagi sambil melihat ke kaca spion tengah mobil, “kalau mau ikut boleh, tapi gak usah siul-siul juga”. Tidak lama kemudian suara siulan itu pun hilang.

loading...

Kejadian mendengar suara aneh sudah beberapa kali saya alami, tapi kejadian yang ini tidak bisa saya lupakan. Karena suaranya benar-benar seperti berada di belakang saya. Pesan dari teman saya yang selalu saya ingat itu, “kita punya Allah, gak perlu takut. Berdoa saja, pasti Allah bantu. Selama kita percaya sama Allah, kita gak perlu takut”.

KCH

Nanda

Sekedar kembali mengingatkan. “Jangan pernah baca ini sendirian” :)

All post by:

Nanda has write 2,704 posts

Please vote Siulan di Dalam Mobil
Siulan di Dalam Mobil
Rate this post