Sosok Apa itu?

Hay sobat KCH, saya mau berbagi cerita tentang pengalaman anaknya sepupu saya yang baru saja kemarin terjadi, nama sepupu saya itu luluk, kejadiannya tepatnya hari jumat sore menjelang maghrib. Berawal saat sepupu saya menyuruh anaknya untuk membeli sesuatu disebuah toko de kirah dekat rumahnya, toko dari rumah sepupu saya itu jaraknya sekitar 10 meter.

Nah anak sepupu saya ini masih kecil, namanya novi dan umurnya sekitar 4 tahun lebih lah, waktu itu entah disuruh beli apa saya juga lupa, nah setelah sampai di toko tersebut tiba-tiba novi ketakutan sambil memeluk dhe kirah pemilik toko.

N: novi
D: dhe kiran

N: iku opp dhe aku wedi? (itu apa dhe saya takut?) sambil menunjuk kesamping dhe jan (ayahnya dhe kirah) yang sedang duduk disamping teras.
D: opo to nov, wong dhe jan ngono kok (apa sih nov, orang dhe jan gitu kok).
N: ora dhe, iku putih-putih ngadhek neng kono (bukan dhe, itu putih-putih berdiri disana).

loading...

Karna dhe kirah tak melihat apapun disana dia pun kebingungan, dan semakin lama si novi ini malah nangis menjerit-jerit ketakutan sambil memeluk dhe kirah.

D: ndi to nduk, gak enek opo-opo nduk. Dhe jan iku (mana toh nak, gak ada apa-apa nak. Dhe jan itu).
N: ora dhe, iku lo putih-putih ngadek dhe (bukan dhe, itu loh putih-putih berdiri dhe) sambil menunjuk-nunjuk kesamping dhe jan yang sedang duduk disana.

Karena si novi semakin histeris ahirnya dhe kirah pun ikut ketakutan lalu mengantarkan novi pulang dan menceritakan kejadian itu kepada sepupu saya. Sampai dirumah pun novi masih menangis dan saat ditanya kenapa jawabannya hanya ada putih-putih tadi disana, setelah itu mbak luluk pun menenangkan novi dan menceritakan kejadian itu kepada orang-orang.

Lalu orang-orang pun berpendapat mungkin yang dilihat novi itu sebangsa pocong atau kuntilanak “itu hal biasa, anak kecil kan masih polos, jadi bisa melihat hal-hal seperti itu” kata salah satu tetangganya. Sampai sekarang pun kalau ditanya novi masih menjawab “ada putih-putih” tapi saat disuruh menjelaskan bagaimana wujudnya dia hanya menggeleng. Sekian dari saya, maaf kalau gak seram. *Wasskum.

Nurul Chayang Ifand

[email protected]

Hay, sy lahir d desa terpencil di daerah blora, saya biasa di panggil mahmud sama author lain,salam kenal ya

All post by:

[email protected] has write 23 posts