Sosok Hantu Berkepala Buntung Part 2

Sebelumnya sosok hantu berkepala buntung.

“Hey? Win? Kamu kenapa? Hey?!” tanya Naufal dengan lembut.
“….” jawab Winda dengan sangat gugup.
“Kenapa hey? Sini lihat aku, tatap mata aku” ujar Naufal sambil mengarahkan wajah dia untuk menatap matanya, Winda pun melepaskan pelukannya. Tapi, dia masih memejamkan matanya.

“Hey, buka matanya coba, coba buka matanya” ujar Naufal sambil menenangkan Winda.
“Nggak! Hantu! Kepala buntung!” jawab Winda sambil memejamkan matanya.
“Hantu? Kepala buntung? Nggak ada. Coba sekarang buka mata kamu, jangan panik, ada aku Win disini, ada aku” ujar Naufal sambil berbisik mendekati wajah Winda.

loading...

“Nggak mau!” jawab Winda dengan bibir yang bergetar.
“Win! Sekarang buka mata kamu pelan-pelan, lihat yang ada didepan kamu itu aku, bukan hantu! Ayo buka mata kamu” ujar Naufal sambil meyakinkan Winda.

Dengan gemetarnya, Winda pun membuka matanya perlahan-lahan dengan rasa cemas dan takut bertemu dengan hantu yang dia lihat.

“Tuh kan, gak ada apa-apa, ini aku, Win” kata Naufal.
“Tapi tadi ada” ujar Winda dengan sangat gugup.
“Ada apa? Gak ada apa-apa, coba lihat disekeliling kita, gak ada apa-apa. Sudah mungkin kamu capek, jadi banyak halusinasi” ujar Naufal dengan menenangkan Winda.

“Tapi gak mungkin” balas Winda untuk meyakinkan Naufal.
“*Hust, udah jangan dibahas, nih minum air putih dulu” ujar Naufal sambil memberikan minum kepada Winda.

Winda pun meminum air yang diberikan oleh Naufal, kejadian itu berlangsung selama 20 menit. Azidan pun datang menemui mereka pukul 05.10 pagi.

“Pagi Naufal, Winda, *ciee, pagi-pagi sudah berduaan saja” sapa Azidan sambil bercanda.
“Apaan sih? nggak kok” jawab Naufal.
“Eh dia kenapa, fal? Kok ngelamun saja?” tanya Azidan kepada Naufal saat melihat Winda sedang melamun.
“Winn!” sapa Naufal dengan nada sedikit keras agar Winda tidak melamun lagi.
“Ha? Ha? Iya?” jawab Winda terbata-bata.

“Jangan melamun, kan sudah dibilang, itu hanya halusinasi, jangan dipikirin lagi” perintah Naufal.
“Ya” jawab Winda singkat.
“Memang dia kenapa, fal?” tanya Azidan dengan rasa penasaran.
“Ceritanya panjang, nanti aku ceritakan” jawab Naufal.
“Good morning friend, maaf telat” sapa Bunga yang baru datang pada pukul 05.20 pagi.

“Iya gak apa-apa” jawab Azidan.
“Eh Win, kamu kenapa, kok pucat?” tanya Bunga kepada Winda.
“*Hmm, nggak kok, aku gak apa-apa” jawab Winda.
“Oke, ayo kita berangkat! Let’s go” ujar Bunga dengan penuh semangat.

Bersambung ke sosok hantu berkepala buntung part 3.

Adymas Art

Adymas Art

Seorang yg suka ngedit foto ,tapi sering diganggu setan ,,…….
suka nonton anime (Naruto,Boruto,Boboiboy Galaxy),suka baca/tulis cerita jangan lupa di add
Fb: Adymas Art
Instagram:@adymas_art

All post by:

Adymas Art has write 98 posts

Please vote Sosok Hantu Berkepala Buntung Part 2
Sosok Hantu Berkepala Buntung Part 2
Rate this post