Spot Memancing Angker (Katanya)

Hay guys, berjumpa lagi dengan saya disini, kali ini aku akan bercerita lagi pengalamanku bersama pamanku. Ya karena kita punya hobby yang sama yaitu fishing (memancing) langsung kecerita. Sekitar 5 atau 4 hari yang lalu aku, bapakku, dan paman berniat memancing disebuah sungai di desa sebelah, nah anehnya nih guys di sungai itu ikannya banyak pakai banget, tapi kok nggak ada yang memancing, kan aneh.

Kita berangkat sekitar jam 9 pagi dan sampailah disebuah sungai yang airnya kering. Tapi masih ada satu kubangan dengan lebar sekitar 2 meter dan kedalaman sekitar 1 meter (kecil ya). Tapi jangan salah dalam kubangan itu berisi ratusan ikan, *yap ratusan, kami melihat kubangan itu dari atas karena sungai itu sangat dalam pinggirannya tebing jadi kita harus ekstra hati-hati menuruni tebing yang terjal, setelah sampai apa yang kita lihat? Yang kita lihat adalah sekitar 9 ekor ikan lele sebesar paha orang dewasa yang tinggal tersisa kepalanya saja. *Eits itu bukan hantu, kepala ikan lele itu tersebar disekitaran kubangan itu.

“Apa yang sebenarnya terjadi paman?”.
“Kita terlambat 1 hari datang kesini, lihat semua ikan lelenya yang besar-besar sudah tinggal kepalanya, yang tersisa hanya ikan kecil-kecil”.
“Hewan apakah yang memakan lele ini paman?”.

“Tidak, bukan hewan, kubangan ini sudah dijarah bangsa lisang!”.
“Lisang?”.
“*Owalah lisang! Keduluan *dong kita?” bapakku menyahut.

Kata pamanku, lisang bukanlah bangsa hewan melainkan bangsa gaib, mereka seukuran tikus got yang besar itu lho, dan bangsa Lisang ini datang awalnya 1 ekor saja, tapi jika dalam air terdapat banyak ikan terutama lele, akan datang lagi kawanannya bahkan sampai ratusan. Kata pamanku pernah ada satu kasus kolam lele dijarah bangsa lisang, jadi habis satu kolam, karena biasanya lisang hanya memangsa ikan lele apalagi yang besar.

Kembali kecerita. Kamipun melanjutkan memancing walau ikannya tinggal yang kecil seukuran lengan orang dewasa, tapi masih ada banyak banget karena yang dimangsa lisang cuman sekitar 10 ekor saja tapi besar-besar. Suara adzan dzuhur sudah berkumandang tidak terasa sudah 3 jam kita memancing tapi tangkapan hari ini lumayan juga ada ratusan ikan lele muda dan wader, kita pun memutuskan untuk pulang. Hari berjalan cepat, esok harinya malam hari sehabis isya, pamanku bercerita kepada temannya sebut saja pak Alim mengenai hasil tangkapan banyak kemarin.

loading...

“Hey lim tahu nggak kemarin itu kita mancing dapat banyak banget lho?”.
“Oh ya dimana?”.
“Desa Growong”.
“Di sungai yang kering itu?”.

“Iya, tapi sayang ikan yang besar-besar dimakan lisang”.
“Wah gila kamu berani banget mancing kesana”.
“Memang kenapa lim?”.
“Kata warga sekitar ikan yang tersisa itu untuk makanan penunggu sungai itu!”.

“Bangsa Lusang maksudmu?”.
“Bukan hanya itu!”.
“Halah biarin lah *hehe, lagian sudah kemakan juga nggak apa-apa nih aku sehat-sehat saja kan, lagian ikan kan takdirnya jadi makanan manusia kenapa harus takut?”.

“Iya sih”.
“Sudah ah aku mau pulang dulu, ayo dy kita pulang”.
“Ayo”.

Tamat.
Facebook: Adymas Art

Adymas Art

Adymas Art

Seorang yg suka ngedit foto ,tapi sering diganggu setan ,,....... suka nonton anime (Naruto,Boruto,Boboiboy Galaxy),suka baca/tulis cerita jangan lupa di add Fb: Adymas Art Instagram:@adymas_art

All post by:

Adymas Art has write 96 posts