Suara Aneh di Samping Rumah

Assalamualaikum sahabat KCH, perkenalkan namaku Astri Mustika Weni tapi biasa dipanggil Weni, aku tinggal di Kabupaten Mojokerto, tepatnya Kecamatan Kutorejo, Jawa Timur. Selama ini aku cuma jadi silent reader, sekarang aku mau membagikan pengalamanku kepada sahabat KCH tentang suara aneh di samping rumah, langsung saja ya ke cerita.

loading...

Kisah ini adalah kisah lama dan sampai sekarang aku tidak tahu itu hanya halusinasiku atau memang nyata, kisah ini terjadi saat aku masih duduk di bangku sekolah dasar, entah tahun dan saat aku kelas berapa aku lupa. Saat itu baru beberapa hari setelah idul fitri, pada pagi yang cerah kira-kira sekitar jam 7 pagi, saat aku masih terlelap tidur. Ow yah sebelumnya aku mau menginformasikan bahwa sejak TK sampai kelas 6 SD aku tidur di rumah bude yang berada tepat di samping rumahku, karena beliau tidak memiliki anak.

Oke lanjut, tiba-tiba ibuku membangunkanku dan memberitahukan aku bahwa tetanggaku sebut saja namanya Ma’un (nama samaran) yang rumahnya tepat di samping rumah budeku meninggal dunia karena kecelakaan tadi malam. Aku langsung bangkit dari tempat tidur dan langsung keluar rumah. Saat aku sampai di luar, di halaman rumah almarhum sudah banyak tetangga yang lain dan ku lihat ibu dari almarhum menangis sejadi-jadinya.

Terdengar kabar bahwa Ma’un kecelakaan bersama temannya yang juga tetanggaku namun berbeda gang setelah mereka pesta miras, motor yang mereka kendarai bertabrakan dengan motor pengendara lain. Mereka berdua meninggal di rumah sakit yang berbeda. Ma’un meninggal di RS. Dokter Soetomo Surabaya, sedangkan temannya yang bernama Jali (nama samaran) meninggal di RS. Sumber Glagah. Mereka meninggal di hari yang berbeda.

Langsung saja, di hari dimana almarhum Ma’un dikabarkan meninggal, semua tetangga bergotong royong menyiapkan perlengkapan jenazah. Setelah lama menunggu, akhirnya sekitar pukul 23.00 jenazah Ma’un tiba di rumah, setelah dimandikan dan lain-lain, jenazah diberangkatkan. Beberapa hari setelahnya, saat aku tidur, aku tidur berdua bersama bude, entah mengapa mata ini rasanya sulit dipejamkan, aku hanya berguling-guling mencari posisi nyaman untuk memejamkan mata, namun tetap saja aku tidak mengantuk.

Lalu disaat seperti itu, aku mendengar seperti seseorang yang sedang menjentikan jari “tikk.. tikk” suara itu berkali-kali berbunyi di samping rumah bude tepatnya diantara rumah bude dan rumah almarhum Ma’un. Dalam kondisi lampu kamar yang dimatikan aku hanya bisa diam mendengarkan suara itu. Karena aku mulai berpikir macam-macam dan mulai merasa takut, aku berusaha memejamkan mata hingga akhirnya aku berhasil tidur.

Keesokan harinya aku bercerita pada ibuku tentang kejadian semalam, namun ibuku hanya tersenyum dan menganggap aku berhalusinasi. Namun aku berpikir bahwa suara itu adalah almarhum Ma’un, atau memang aku hanya berhalusinasi? Entahlah yang jelas itu nyata. Sekian cerita dariku, walau bagi orang lain kurang seram atau bahkan tidak seram, tapi bagi aku yang mengalami, itu cukup membuat aku merinding. Terima kasih sudah membaca, salam kenal semua. Wassalamu’alaikum wr.wb.

Share This: