Suara Bakiak di Tengah Malam

Halo kak John dan penghuni KCH salam semuanya. Kali ini aku mau cerita apa yang aku alami sendiri. Sewaktu SMP aku dibuatkan kamar didepan. Aku tidur sendiri karena tanteku telah menikah. Ya sudahlah tak apa walau jiwa penakutnya gak bisa kompromi. Aku punya tetangga sebelah rumah yang setiap hari pakai bakiak (itu loh yang sering dipakai opa/kak ros di upin ipin) kalau dikartun itu dibilang rompa/apa gitu *luping (lupa- ingat) *hehe.

Singkatnya bakiak itu berisik. Aku gak suka. Mana tetanggaku yang pakai itu suami istri, alamak setiap hari seru kali tak, tok, tak, tok (maju mundur cantik, cantik) *hehe ada syahrini lewat. Kalau dikamar depan ini ada orang jalan pelan lewat depan rumah saja kedengaran apalagi bakiak lewat. Ada yang aneh saat beberapa malam itu tahun 2002 lupa tanggalnya, aku lagi asik-asiknya tidur kebangun, karena ada suara bakiak bolak-balik lewat depan rumah (kedengaran jelas dari kamar aku).

Di fentilasi kamar, aku intip gak ada siapa-siapa tapi kok ada suara bakiak ya. Tuh orangnya kemana? Lalu aku duduk sebentar. Aku pikir orangnya mungkin lagi ke ujung gang. Terus suara itu balik lagi. Aku langsung cepat-cepat ke fentilasi ngintip. Gak ada siapa-siapa. Tapi ada suara bakiaknya. Jelas banget kayak lewat saat depan kamarku. Aku langsung pakai jurus penghilang takut, tutupan muka pakai bantal. *Haha.

Aduh mana kamarku didepan. Siapa yang mau aku bangunin tengah malam begini. Sudah keringatan, panas, mau nyalain lampu saja takut banget kearah saklar. Alhasil aku komat-kamit gak karuan. Bakiak itu beberapa malam bunyi terus. Entah apa yang dicarinya mondar-mandir mulu. Mungkin dia jalan sendiri kali. Hingga minggu depannya itu bakiak gak kedengaran alias gak dipakai lagi.

loading...

A: Aku
S: tetangga

A: mbah, kok gak pakai bakiak? *Kepo ya.
S: iya licin Pit, takut kepeleset jadi pakai sendal karet. (*Ngeles kali ye).
A: oh gitu mbah. Iya mending pakai sendal karet. Pakai bakiak takut keseleo. Malam-malam aku suka dengar Mbah pakai bakiak. Lagi ngapain mbah malam-malam? *Kepo lagi dah aku.

S: gak Pit. Gak kemana-mana. Pada tidur kok.
A: oh kok aku dengar bunyi bakiak mbah?
S: mbah gak tahu Pit. Sendal-sendal sudah dimasukin rumah kok kalau malam. Ayo Pit. ( kata tetangga sebelah sambil masuk rumah).
A: iya mbah.

Masa iya bakiak jalan sendiri. Gak mungkin. (Ngomong sendiri dalam hati). Tapi untung alhamdulillah sekarang sudah gak pakai bakiak jadi gak berisik. Sedikit gambaran saja, tetanggaku ini depannya ada pohon mangga gede dan rimbun. Seram. Pernah tetangga pada kerumah dia, karena dia habis jatuh dari tangga dekat pohon mangga itu saat subuh, katanya sih didorong penghuni pohon mangga punya dia sendiri.

Akhirnya tangga dipindah dan dibuatkan disamping dan pohon mangga ditebang dengan ritual-ritual yang aku gak tahu maksudnya apa. Mungkin biar yang menebang gampang kali ya. Segitu saja cerita seram dariku. Mungkin gak seram. Dan mungkin juga menghibur. Makasi ya buat pembaca. Jangan pernah baca ini sendirian apalagi pakai bakiak. *Hehe. Awas kepeleset. Bye-bye.

KCH

fitri de-ye

Sekedar kembali mengingatkan. "Jangan pernah baca ini sendirian" :)

All post by:

fitri de-ye has write 2,684 posts