Suara di Setiap Malam

Selamat pagi kota Manado! Ya saya perempuan asli Jakarta yang tinggal di Manado setelah menikah. Bukan karena suami saya orang Manado. Sebenarnya kepindahan saya kesana karena tuntutan kerja suami saya yang berkebangsaan Amerika yang mengharuskan saya pindah. Actually, suami saya lebih dulu berada disana dan saya menyusul seminggu setelahnya karena harus mempersiapkan barang-barang bawaan yang lebih banyak.

Saat tiba dibandara Manado tepatnya sore 16.15, suami sudah menjemput dan langsung menuju rumah kediaman kami. Sampai dirumah dan membereskan barang-barang saya ditambah harus masih memasak untuk makan malam saya pun kelelahan dan tidur setelahnya. Entahlah saya terbangun tengah malam karena merasa lapar, akhirnya saya putuskan untuk makan sendiri.

Karena setelahnya makan saya tidak mengantuk lagi alhasil saya lanjut menonton televisi, sedang asik menonton televisi terdengar suara seseorang menyapu diluar rumah, tapi siapa? (Pikir saya saat itu). Karena sudah hampir jam 11 malam, saya pun mengintip dari balik jendela tetapi tidak ada siapapun. Karena saya orangnya penakut, akhirnya saya kembali kekamar untuk tidur.

Paginya saya bercerita kepada Gian (Suami) saya, “apa disini sering ada orang menyapu malam hari?” lalu dia bilang “tidak” baiklah saya tidak ambil pusing. Saat suami berangkat mengajar karena memang bekerja sebagai guru disalah satu sekolah international di Manado. Saya pun sendiri dirumah, mencoba memiliki banyak aktivitas. Hari-hari terasa membosankan untuk saya sampai tiba saatnya saya sering mendengar bahkan tidak jarang melihat walau hanya sekelebat saja.

Contohnya saja saat siang hari dirumah, saat sedang asik menonton televisi saya sering mendengar suara gaduh didapur, disamping rumah dan dilantai atas. Sempat saya melihat tetapi tidak ada apapun. Sampai pernah suatu malam sekitar jam 2 saya terbangun karena ingin buang air kecil saat membuka pintu kamar dan betapa terkejutnya saya samar-samar melihat sesosok wanita dengan rambut panjang berdiri dipojok kursi.

loading...

Lalu dengan kencang saya menutup pintu kamar dan berlari kekasur hingga suami saya yang kaget dan bangun lalu bertanya ada apa ,saya bilang ada “kuntilanak” saat itu, mungkin dia tidak tahu apa itu kuntilanak yang saya maksud. Saya hanya menangis dan bilang bahwa saya tidak mau lagi tinggal disini atau sendiri dirumah. Semenjak kejadian itu saya merasa makin sering mendengar suara dimalam hari sampai akhirnya memanggil ustad untuk mengusir makhluk yang mengganggu.

Dan alhamdullilah setelahnya selalu baik-baik saja walaupun terkadang masih saja ada perasaan takut. Jika sudah merasa takut biasanya saya pergi keluar rumah sampai suami pulang kerja. Sekian dan semoga kita dalam lindungan-NYA. Amin.

KCH

Elina

Sekedar kembali mengingatkan. "Jangan pernah baca ini sendirian" :)

All post by:

Elina has write 2,660 posts