Suara Tangis di Sekolahanku

Hai sahabat KCH bertemu lagi dengan saya Dewayana Panji Gautama. Maaf ya sekarang aku tidak bisa janji akan membuat cerita hari apa. Sekarang aku akan bercerita tentang suara tangis di sekolahanku. “Jangan pernah baca ini sendirian”.

Suatu hari saat saya sekolah, saya istirahat makan siang. Saat selesai guru kelas saya mengatakan akan di adakan camping 4 hari. Teman saya langsung kaget, karena belum berpengalaman. Karena sebelumnya tidak ada camping yang berdurasi 4 hari, paling cuma 1 hari. Tapi, kegiatan camping itu ternyata di nyatakan wajib untuk di ikuti. Jadi terpaksa semua orang harus ikut demi nilai untuk Ujian Nasional (UN).

Sorenya semua teman-teman saya sudah berkumpul di sekolahan untuk mendirikan tenda. Saya juga menyiapkan tenda, setiap regu ada 4 orang. Regu saya adalah Joeya, Faudzi, Angga, dan juga saya. Tenyata Joeya tidak mau untuk camping karena ketakutan. Segera orang tuanya dan teman-teman membujuknya. Aku berkata “kenapa kamu tidak mau ikut camping?”.

Katanya dia takut karena camping sebelumnya dia pernah melihat makhluk tak kasat mata seperti genderuwo. Dia takut karena dia adalah orang yang di incar oleh hantu itu. Sehingga Joeya kami bujuk dan membuahkan hasil, akhirnya dia mau asalkan mencari telolet dulu. Malamnya mulailah acara camping itu. Di buatlah api unggun untuk membakar, memasak, dan lain-lain. Teman saya joeya ternyata ingin buang air. Dia tidak berani ke toilet dan akhirnya saya juga yang harus mengantarnya.

Saat Joeya masuk toilet, aku mendengar sebuah suara merintih di toilet yang Joeya tempati. Setelah Joeya keluar saya bertanya “kenapa kamu tadi menangis Jo?”. Katanya dia tadi tidak menangis tetapi dia juga mendengar tangisan itu di sebelah kamar mandinya. Lalu kamar mandi itu kami buka pelan-pelan. Saat kami buka sepertinya ada kuntilanak di belakang pintu. Tapi setelah di cek tidak ada apa-apa.

Kemudian kami balik lagi ke camping. Setelah itu Joeya menceritakan ke Faudzi dan Angga. Faudzi berkata “memang kamar mandi sebelah pojok itu angker. Dulu ada seorang wanita yang di bunuh disitu, karena dia tidak membayar hutangnya”. Lalu aku dan Joeya kaget. Setelah itu terdengar suara tangisan yang sama di kamar mandi tadi. Semua langsung merinding dan tiba-tiba ada yang menginjak-injak bagian atas tenda.

Setelah itu semua temanku keluar dan ternyata ada kuntilanak tepat di atas tenda kami yang merintih kesakitan. Kami langsung lari dan mengagetkan semua guru. Guru saya memanggilkan ustad untuk mengecek apakah benar ada yang mengganggu timku. Ternyata ustad berkata memang benar ada kuntilanak. Kuntilanak itu ingin membunuh Joeya, karena Joeya telah mengganggu kuntilanak itu.

loading...

Segera Joeya di suruh pak ustad untuk meminta maaf kepada kuntilanak itu. Joeya merasa dia sangat takut karena ingin di bunuh oleh kuntilanak. Pada akhirnya kuntilanak itu memaafkan Joeya dan setelah itu tidak ada isu tentang kuntilanak di kamar mandi. Terima kasih telah membaca. Semoga terhibur.
Pin Bbm: D7974311

KCH

Dewayana

Sekedar kembali mengingatkan. "Jangan pernah baca ini sendirian" :)

All post by:

Dewayana has write 2,694 posts