Sukmaku di Bawa Jin

Hai kenalin nih namaku RosantiSamoy ini cerita kisah nyataku yang pertama langsung saja ya cekidot. Waktu itu umurku masih 9 tahun, dulu aku sering pergi mengaji ke mushola bareng teman-temanku dan kakakku juga. Singkat cerita saja ya, pas masuk waktu shalat isya berjamaah di mushola aku menjalankan shalat gak benar alias main-main gitulah maklum masih kecil.

loading...

Pas waktu pulang ke rumah, jalanan ke rumahku melewati jembatan yang konon katanya angker banget di pinggiran jembatan itu ada pohon pisang. Pas aku lihat ke pohon pisang itu samar-samar aku melihat perempuan memakai baju putih, rambutnya panjang sepinggang menutupi wajahnya. Sontak aku kaget langsung memeluk kakak laki-lakiku. Aku “Aa, aya jurig” (kak ada hantu) kataku sambil ketakutan “mana da eweuh sok ngaco wae dede mah” (mana gak ada suka sembarangan saja dede mah).

Lalu aku lari mengejar teman-temanku yang sudah agak lumayan jauh. Sampai dirumah, aku ceritakan semua kejadian yang aku lihat di jembatan itu kepada orang tuaku, tapi orang tuaku malah menertawaiku. Sedih banget ya aku. Besoknya aku main petak umpet sama teman-temanku. Di perumahan yang aku tinggalin dulu gak seramai sekarang, dulu masih ada rumah-rumah yang kosong belum terjual.

Lanjut, lagi main petak umpet waktu itu jam menunjukan pukul 5.26 sarepna kalau bahasa sundanya mah, aku bersama seorang temanku yang bernama yusara panggil saja usa ngumpet di rumah kosong yang tepatnya berada di pinggir rumah usa, karena kita berdua belum ditemukan juga, terus hari juga sudah mulai gelap. Akhirnya aku pulang ke rumah.

Besoknya aku langsung jatuh sakit tiba-tiba, padahal kemarin sehat-sehat saja. Ibuku langsung memberikan obat padaku terus aku minta ijin kepada ibuku mau main sama si usa, walaupun ibuku tidak mengizinkan tapi aku tetap bersih keras, ya akhirnya di ijinkan. Aku main walaupun badanku panas dingin, setibanya di rumah usa aku langsung tiduran di ruang tamu di temani si usa.

Gak lama aku ketiduran diruang tamu, pas aku bangun aku ijin ke usa mau pulang karena badanku semakin pusing dan panas dingin yang semakin menjadi-jadi. Jalanku pun sempoyongan, setiba dirumah aku langsung tidur di ruang tamu. Aku lihat jam menunjukan baru pukul 2 siang, antara sadar dan tidak sadar aku menendang meja. Di atas meja ada tv nya sampai jatuh rusak bangetlah pokoknya, aku masih ingat itu tv milik usa.

Karena takut dimarahi oleh papahku, karena papahku itu termasuk orang galak tapi baik padaku karena aku anak kesayangannya *hehe, tapi tetap karena aku takut dimarahi akhirnya aku kabur. Saat itu aku dibuat linglung karena di setiap ada motor lewat penglihatanku melihat semua motor itu sama warnanya, seperti motor papahku dan orangnya pun semua seperti papahku dan papahnya usa.

Karena aku takut di laporkan ke polisi, lalu aku lari ke rumah teman sekolahku. Saat aku samper (datangi) gak ada yang nyahut, kayaknya temanku si feny gak ada di rumahnya. Lalu aku pulang, waktu sudah menunjukan pukul 5.30 aku duduk sambil memeluk kakiku yang ditekuk di gang pinggir rumahku. Saat itu ada tetangga rumahku yang menggendong anaknya, menyapa tapi karena aku linglung aku gak jawab apa-apa, hanya melamun saja.

Tetanggaku itu terus-terusan memanggilku tapi aku abaikan saja. Sampai waktu mendengar adzan maghrib aku baru sadar kenapa aku ada disini, gak lama kemudian ibuku baru pulang mengaji rutinan setiap senin dan kamis dan membawaku pulang. Waktu aku membuka pintu aku merasa aneh, kok cuman meja saja yang ke geser terus tv usa yang rusak kemana? Di situ menjadi tanda tanya buatku.

Malamnya kata ibuku aku menjerit-jerit gak jelas, ternyata aku kesurupan karena aku tidur bareng ibuku pas aku sadar aku melihat papahku (yang sekarang sudah almarhum) sedang mencebur-ceburkan air di dalam mulutnya ke pojokan kamar karena dulu papahku terkenal suka menyembuhkan orang lain, turunan buyutku karena buyutku orang pintar.

Singkat cerita besoknya ayahku sedang ke rumah temannya, aku dan ibuku sedang tidur siang. Aku bermimpi, aku menaiki lift berlapis emas dari lantai sampai semuanya berlapis emas. Pas aku sampai di atas aku bingung, ini dimana, tiba-tiba dari belakangku ada makhluk tinggi besar dan hitam menyeretku. Aku teriak-teriak sampai ibuku ke bangun karena mendengar teriakanku itu.

Karena ibuku kaget, lalu membangunkanku tapi tak kunjung bangun malah teriakanku semakin menjadi-jadi. Ibuku lalu menelpon papahku, saat papahku datang aku langsung di sadarkannya. Lalu aku dikasih minum oleh papahku itu. Semakin hari keadaanku semakin parah dan tingkahku jadi semakin aneh, aku jadi banyak melamun, tubuhku semakin kurus malah ibuku sudah pasrah karena aku tidak bisa disembuhkan.

Dan aku dengar ternyata ayahku bisa menolong orang lain menyembuhkan penyakit atau santet, tapi tidak untuk darah dagingnya sendiri. Aku gak tau kenapa, lalu setelah itu papahku menyuruh orang pintar menyembuhkanku dan alhamdulilah setelah itu aku jadi sehat kembali. Kata orang pintar itu sukmaku di bawa oleh jin penunggu rumah kosong di sebelah rumah usa itu.

Untung aku masih bisa diselamatkan karena kata orang kalau sukma kita sudah di bawa oleh jin kemungkinan kita akan gila tapi walahualam ya, sekian dari ceritaku maaf kalau terlalu bertele-tele dan tidak dimengerti karena aku bukan penulis yang handal *hehe. Kapan-kapan aku akan menceritakan tentang buyutku, kakek dari papahku yang menjadi macan putih dan papahku yang menjadi macan putih
Fb: RosantiSamoyy
Pin bbm: 28D086E2

KCH

RosantiSamoyy

Sekedar kembali mengingatkan. "Jangan pernah baca ini sendirian" :)

All post by:

RosantiSamoyy has write 2,691 posts