Tangan Berdarah

Hai namaku nasywa, aku akan menceritakan sebuah cerita hantu judulnya tangan berdarah. Ada sebuah rumah yang kosong di dekat sawah dan rumah itu sudah sangat lama ditinggalkan oleh penghuninya. Saat aku pulang sekolah, aku di ajak oleh teman ku yang bernama reza ke rumah kosong itu. Aku awalnya tidak mau namun reza memaksa ku hingga akhirnya aku mau pergi ke rumah kosong tersebut.

Aku dan reza bermain di rumah kosong itu dan kami bermain petak umpet berdua. Reza yang sembunyi, aku yang mencarinya. Saat aku sedang mencarinya, aku melihat ada gudang di dekat kursi tua karena penasaran, aku masuk dan aku melihat ada kedua tangan yang dilumuri darah.

loading...

Aku langsung berteriak minta tolong kepada reza, dan tidak lama kemudian aku pingsan. Setelah pingsan beberapa jam, aku pun sadar dan berada di rumah. Lalu aku bertanya kenapa aku bisa pingsan kepada mamaku, dan dia menjawab aku tadi bermain di rumah kosong dan aku melihat dua tangan berdarah. Menurut kisah empat belas tahun yang lalu, sebelum aku lahir.

Rumah kosong itu dihuni beberapa orang tua yang ingin punya anak, namun suaminya tidak setuju. Namun sang istri mempunyai anak dan saat anaknya lahir dia membunuh anaknya dan mengatakan kepada istri nya anaknya meninggal. Lalu kedua orangtua itu pergi meninggalkan rumah nya dan pergi meninggalkan anaknya yang terbunuh di dalam gudang. Sungguh malang anak tersebut tidak dikubur dan ditangan nya masih ada darah nya.

Share This: