Tangisan di Rumah Kosong

Hai sahabat KCH, perkenalkan nama saya Ardyka Pamungkas atau biasa dipanggil (Ardy) saya berasal dari Bandar Lampung. Saya di sini akan bercerita tentang pengalaman pribadi saya bersama sahabat saya dari kecil namanya Riki Ardiyansyah yang biasa saya panggil (Riki). Kejadian ini sudah cukup lama sekitar 4 tahun yang lalu, semenjak saya sering baca di KCH, saya tertarik untuk berbagi cerita saya di sini.

loading...

Langsung saja, singkat cerita pada waktu itu tahun 2012 saya baru lulus sekolah, saya bingung mengisi waktu luang sehabis kelulusan sekolah. Akhirnya saya bersama riki memutuskan untuk membantu kampung saya meronda, pada waktu itu sekitar pukul 01:00 Wib, ketika saya bersama riki sedang berjalan di depan rumah kosong tepatnya di depan Gereja Bethel Indonesia yang sedang di bangun.

Si riki berhenti dan memanggil saya yang berjalan terlebih dahulu di depan dia, saya bertanya ada apa ki? Lalu riki berkata kamu dengar suara wanita menangis tidak? Saya menjawab saya tidak mendengar ki, lalu riki bilang coba kamu dengar lagi, dan ketika saya mendengar kembali alangkah terkejutnya saya mendengar tangisan wanita itu. Dan saya bersama riki lari terbirit-birit.

Selang beberapa hari kemudian ada orang proyek dari Jawa yang menempati rumah itu untuk sementara karena sedang mengerjakan pembangunan Gereja di situ, dan mereka pun bercerita kepada kami, ketika kami waktu itu sedang menghampiri mereka untuk berkenalan, kata mereka setiap malam sering di ganggu oleh makhluk tak kasat mata. Terkadang terdengar suara seseorang sedang mandi dan bermain piano.

Tapi mereka sudah biasa dengan hal-hal seperti itu jadi mereka tidak kaget lagi, selang beberapa bulan saya dapat panggilan kerja di suatu perusahaan farmasi di jakarta dan akhirnya saya memutuskan untuk merantau meninggalkan kampung halaman saya sampai sekarang. Terima kasih untuk waktunya telah membaca cerita saya, untuk kalian yang ingin berteman dan mengenal saya, ini kontak Bbm saya.
Pin Bbm: 2A65D06E

KCH

Ardyka Pamungkas

Sekedar kembali mengingatkan. “Jangan pernah baca ini sendirian” :)

All post by:

Ardyka Pamungkas has write 2,704 posts

Please vote Tangisan di Rumah Kosong
Tangisan di Rumah Kosong
Rate this post