Tangisan di Tengah Laut

Hai kawan ketemu lagi, ya aku memang jarang menulis cerita tapi aku terus membaca cerita terbaru disitus ini. Salam untuk dwi sebagai top writter diblog ini dan lain kali cantumin ya pin atau apanya. Oke langsung kepokok permasalahan saja. Kejadian ini terjadi bulan maret lalu entah tanggal berapa aku lupa. Waktu itu ada temanku yang baru saja membeli kapal dan mengajakku pergi mancing dilaut lepas. Aku pun menyetujui dan kami pergi jam 9 malam.

Namun sial ikan yang kami dapat sedikit. Sepanjang malam kami mancing tak ada hal aneh bahkan air lautpun tenang-tenang saja tidak ada gelombang. Aku melihat jam sudah jam 1 malam. Tapi karena penasaran dengan predator laut yang sering didapat oleh nelayan. Kami tetap bertahan dengan harapan dapat hasil sesuai keinginan. Tapi kalau belum rejeki biar bagaimanapun tetap *zonk.

Akhirnya aku menyerah dan merasa jenuh dengan ikan yang justru kecil-kecil terus memakan umpan. Aku memutuskan untuk mengajak temanku pulang. Tapi dia enggan dan malah cuma berpindah lokasi dan posisinya menghadap lurus dengan perbatasan pulau kecil dengan jarak kurang lebih 1 mil. Baru saja jangkar diturunkan aku mendengar suara tangisan dari tengah laut.

Tapi aku berpikir mungkin itu nelayan yang ingin menakut-nakuti kami. Aku ambil senter dan menyorot kesegala arah tapi tak ada apapun yang terlihat selain lautan yang membentang. Dan saat aku melempar pancing suara itu terdengar lagi namun lebih jelas. Aku pikir hanya aku yang mendengar. Ternyata temanku mendengarnya juga. Baru kali ini aku mendengar suara tangis yang amat menyeramkan.

Tangisan itu semakin lama semakin sering terdengar dan semakin dekat. Dan sontak aku terkejut karena temanku teriak-teriak sambil menunjuk dan berkata. “Itu dia disitu. Dia perempuan bajunya berlumuran darah. Dia mendekati kita”. Aku mulai waspada melihat area sekitar tapi tidak terlihat. Tidak lama temanku langsung masuk kedalam kamar kapal dengan alasan ingin bikin kopi.

loading...

Dan saat sendirian diluar yang terlintas dalam benakku “bagaimana jika aku lagi mancing tiba-tiba setannya keluar dan menarikku kedalam laut”. Tanpa pikir panjang aku berhenti memancing dan kulihat temanku ternyata dia tiduran didalam kamar kapal. Tapi gangguan itu terus berlanjut hingga akhirnya kami memutuskan untuk pulang. Sekian, yang mau temanan.
Pin: D51B05F4

rahmad kurniawan

gua baik kalo lu baik gua jahat kalo lu jahat

All post by:

rahmad kurniawan has write 11 posts