Tangisan itu

Malam ini, bertepatan dengan malam jumat kliwon aku dan adikku biasa menghabiskan waktu untuk membaca novel, tidak terasa waktu menunjukkan pukul 11 malam tanteku pun menyuruh kami untuk segera tidur, tanteku berkata “ini sudah jam sebelas malam pergilah untuk tidur karena besok kalian sekolah” aku pun menurutinya. Aku sekamar dengan adikku, karena kami belum mengantuk aku pun dengan adikku bercerita tentang hantu.

Awalnya aku hanya mendengar saja karena berfikir adikku kebanyakan nonton film jadi dia bercerita begitu serius. Karena aku begitu bosan mendengarkan ceritanya, aku pun tertidur mungkin dia tidak tau kalau aku sudah tidur, hujan yang begitu turun dengan perlahan membuat orang tidur dengan pulasnya. Tiba-tiba aku terbangun saat aku lihat jam sudah pukul di 3 dini hari. Karena aku mendengar suara perempuan menangis, akhirnya aku dengar baik-baik suara itu.

Suaranya berasal dari halamam depan rumahku tiba-tiba tanganku langsung di tarik oleh adikku yang ada di sampingku. Aku langsung kaget ternyata adikku juga mendengar suara perempuan menangis. Aku kesal sama adikku karna ia bikin kaget aku. Akhirnya aku dan adikku memberanikan diri untuk menuju dimana suara itu berasal. Aku takut tapi penasaran, adikku mengajak ku untuk membangunkan tanteku. Tapi aku tolak karna nanti mengganggu.

loading...

Saat tiba dekat jendela teras, aku bersama adikku mencoba untuk mengintip di balik tirai. Ternyata penampakan yang sangat mengerikan yang sedang duduk di kursi terasku. Wajah perempuan itu hancur dengan memakai baju putih kotor, rambut begitu panjang terurai. Adikku yang melihat penampakan itu langsung pingsan. Akupun tidak bisa berkata-kata lagi karena aku juga sudah pucat.

Tapi aku beranikan diri untuk menuju kamar tanteku. Saat tante membuka pintu dia kaget melihat wajah pucatku. akhirnya ku ceritakan semua saat sudah pagi. Tapi adikku sakit gara-gara melihat penampakan itu. Tanteku memberitahu kalau itu adalah kuntilanak. Tanteku sering dengar tapi ia hanya membaca doa agar kuntilanak itu tidak mengganggu. Sejak kejadian itu aku dan adikku sering tidur di kamar tanteku.

Share This: