Tawa Cekikikan Kuntilanak

Hai, namaku Zidan. Aku ingin berbagi pengalaman disini, waktu itu saya berusia 12 tahun. Kira-kira tahun 2006 silam, pada malam hari tepatnya malam jumat. Aku sedang menonton tv bersama kakak dan adikku, karena terlalu asik, tidak terasa waktu pun sudah larut malam. Kakakku mulai beranjak dan pergi ke kamar tidur, begitu pun adikku, satu persatu dari mereka mulai beranjak untuk tidur. Kini cuma saya yang belum tidur, karena saya belum mengantuk.

loading...

Karena asyik menonton sendiri sambil tertawa sendiri, tetapi ditengah asyiknya aku saat menonton, aku dikagetkan dengan suara tertawa. Awalnya aku cuek, mungkin itu adikku yang belum tidur. Tapi lama kelamaan suara tertawa itu semakin jelas dan kini terdengar semakin jelas dan kini aku mendengar suara tawa itu dengan jelas. Karena aku tahu ini adalah tertawanya kuntilanak, aku langsung mematikan tv dan masuk ke kamarku. Aku langsung menutup tubuhku dengan selimut.

Namun seketika suara tawa itu terdengar lagi, kali ini lebih menyeramkan lagi. Namun yang membuatnya menyeramkan bukan suara tawanya, tapi si mba kunti menampakkan dirinya, seketika aku langsung pingsan. Ketika aku bangun, aku melihat orangtuaku meruqyahku dengan surat yasin dan ayat kursi.

Ketika aku bangun, papah dan mamahku langsung menanyakan penyebab aku pingsan, dan aku menceritakannya kepada keduanya. Dan mereka bilang bahwa rumah ini ada penunggunya, yaitu hantu kuntilanak dan mereka bilang bahwa setiap malam jumat kuntilanak itu menampakkan wujudnya. Mereka juga bilang bahwa ketika kau mendengar suara tertawa cekikikan, aku dianjurkan langsung menuju kamar papah dan mamahku.

Share This: