Telepon Misterius

Pada suatu sore yang mendung karena hujan, ketika itu saya berada di rumah, saya melihat ibu sedang bergegas pergi keluar rumah. “Apa yang kamu lakukan? Paman baru saja meninggal dunia. Ayo cepat! Kita pergi” katanya. Apa? Paman kenapa? Saya terheran-heran, tapi saya mulai ikut bergegas seperti yang disuruhnya. Kemudian telepon berdering. “Halo? Siapa ini?”.

Di belakangku saya mendengar ibu hanya menggumam sesuatu sendiri dan mendengar langkahnya mondar-mandir. “Halo? Ini saya. Jangan panik, dengar”. Suara seseorang di ujung telepon, berbicara seolah dia sangat terburu-buru. Siapa orang ini? Suaranya terdengar aneh jika dia hanya ingin memberitahu tentang kematian pamanku. Dan suara itu terdengar familiar.

loading...

“Ibulah yang sudah meninggal! Jangan menoleh, oke? Jangan pernah menoleh sampai saya tiba di sana!”. Oh, suara ini suara kakakku. Sekarang saya tahu bahwa suara itu adalah suara kakakku yang meninggal tahun lalu karena kecelakaan. Tubuhku membeku dan saya tidak bisa bergerak sedikit pun. Apa yang terjadi? Keheningan mendadak tercipta di sekelilingku dan tidak ada suara berisik apa pun seperti sebelumnya.

“Apa yang kau lakukan? Cepat, bergegaslah, (untuk mati)”. Sebuah suara berbisik di telingaku dan saya kemudian tidak sadarkan diri. Saya tidak ingat lagi apa yang terjadi berikutnya, yang saya tahu saya ditemukan terbaring di depan telepon rumahku.

Ibu mengguncang tubuhku agar sadar dan mengatakan padaku bahwa dia baru saja pulang setelah keluar dengan temannya. Jadi siapa orang yang tadi bersamaku di rumah? Dan suara di telepon itu benar-benar suara dari kakak yang sudah meninggal.

loading...
KCH

Liani

Sekedar kembali mengingatkan. "Jangan pernah baca ini sendirian" :)

All post by:

Liani has write 2.749 posts