Teman Khayalan Nia: Part 2

Cerita sebelumnya teman khayalan nia. Salam dariku. Ini lanjutan cerita yang kemarin. Lets go to story. Selesai makan, Nia kembali main lagi bersama “mereka”. Tante pun datang dan menegur Nia.

T: hei, mau kemana kamu!?
N: mau main sama Yuki dan Lisa mah.
A: gimana kalau kita main kucing-kucingan sama kakak Sherry?

N: gak mau ah.
A: menggambar?
N: gak mau. Pokoknya enggak mau kakak!

Nia bersikeras terus ingin selalu bersama Yuki dan Lisa, mandi, makan, main, tidur selalu saja dengan mereka.
Pernah waktu itu aku tanya tentang Yuki dan Lisa kepada Nia yang sedang menonton televisi.

loading...

A: dik, Yuki dan Lisa kemana?
N: mereka lagi ada acara dirumahnya kak.
A: acara apa?
N: ulang tahunnya Lisa.

A: kamu kok gak datang ke acara ulang tahunnya Lisa? Memang kamu gak diundang?
N: diundang
A: terus kenapa gak datang?
N: Nia malas ah, lagi capek.

A: oh iya, ciri-cirinya gimana sih?
N: maksudnya apa *cih?
A: iya, Lisa sama Yuki kayak apa bentuknya?

N: kayak itu! (sambil menunjuk ke televisi yang sedang memutar film Upin Ipin).
A: oh itu (padahal aku merinding, tapi aku cuekin saja). Oh iya rumah mereka berdua dimana?
N: gak tahu, tapi kata mereka mah di TPU.

Mungkin Yuki dan Lisa itu tuyul. Kami semua pun mengasih tahu suaminya tante yang kebetulan suaminya tante itu paranormal. Suatu hari, Aku, tante, mamaku, kak Sherry mengajak Nia pergi jalan-jalan selama 3 hari. Karena di rumahku sedang ada suaminya tante yang lagi ngusir 2 tuyul itu. 3 hari kemudian, kami semua termasuk Nia pulang ke rumahku. Tapi diperjalanan pulang (naik mobil).

N: Nia
K: Kakak Sherry
A: Aku

N: kakak Sher?
K: *hm? Apa dik.
N: Yuki sama Lisa kemana? Kok gak diajak ikut jalan-jalan *cih?
A: katanya dia pindah rumah dik.

N: kemana?
A: ke Brazil (ngasal, supaya Nia tidak main bersama mereka lagi)
N: kok gitu
T: sudahlah biarin saja.

Tiba-tiba Nia nangis sangat keras karena gak mau ditinggalin. Saat sampai dirumah, Nia minta terus pingin ke brazil. Tapi kami semua menolaknya cintanya *cia, enggak, menolaknya. 3 hari kemudian, Nia tidak pernah memanggil nama Yuki dan Lisa lagi. Kami semua senang.

Tapi kata suami tante, katanya Yuki dan Lisa itu memang tuyul. Mereka berdua ingin membahayakan Nia. Mereka berdua sebenarnya ingin membunuh Nia untuk dijadikan teman asli mereka. Ternyata bukan hanya Nia saja, anak kecil perempuan lain juga pernah mengalaminya.

Suatu siang, Ketika kami semua makan siang, tiba-tiba Nia memegang perut, muka mengkerut, kayak diparut-parut *hehe. Maksudnya dia mual-mual. Ternyata dia demam dan tak kunjung sembuh. Kami semua khawatir akan Nia, lalu kami semua mengasih tahu lagi kondisi Nia sekarang kepada paranormal lagi (suaminya tante Shinta). Katanya itu gak apa-apa, kalau sudah lewat 7 hari juga bakal sembuh, anak-anak perempuan kecil juga banyak yang begitu. Sekian, wassalam, wr, wb. Bye.

KCH

Salma Siti Fatimah

Sekedar kembali mengingatkan. "Jangan pernah baca ini sendirian" :)

All post by:

Salma Siti Fatimah has write 2,691 posts