Temanku Cindy

Assalamualaikum sobat KCH and kak john yang imut (tapi bohong) *hehe. Ketemu lagi dengan Bismi from Aceh. Salam buat, buat siapa ya? Mumpung malam nih lagi dingin jadi aku kirim salam panas buat kak dwi, kak yain, kak gina, andi, marwan, bayu, emma, dan aduh gak ingat semuanya *hehe. Oke lets go keceritaku ke-64 ini.

Tepat malam kemarin pada jam 20.10 sehabis shalat isya, aku menonton anime terfavoritku (naruto) dilaptop dan juga sambil main facebook di grup KCH. Sedang asyik-asyiknya aku menonton, tiba-tiba bang akmal (sepupu) langsung menutup laptopku dan mengambil ponselku. “Cukup sudah nonton narutonya, dan ngapain sich pakai kirim cerita hantu segala di blog” katanya.

“Itu hidupku bukan hidup kamu ya, jadi urus saja diri kamu sendiri yang gak becus” kataku dengan kesal. “Aku sumpahin malam ini kamu digangguin sama hantu naruto” katanya sambil pergi. Hah hantu naruto! Yang benar saja, masa naruto jadi hantu! Bayangkan dech kalau narutoku yang jago jutsu jadi setan, bakal seperti apa rupanya? Tak lama kemudian ada yang mengetuk pintu depan rumahku, aku pun bergegas membukanya.

loading...

Tetapi tak ada siapa-siapa, alangkah terkejutnya aku bahwa cindy lah yang telah berada didepanku. Tumben banget nih anak nongol dirumahku, tapi ada yang beda dengan cindy, mukanya pucat dan dia langsung menunduk (alias tak berani menatapku). “Ada apa cindy?” tanyaku. Cindy hanya diam membisu, “dengar ya cindy, aku gak akan pernah maafin kamu apa yang telah kamu lakuin selama ini padaku” kataku.

Sobat KCH cindy ini beragama kristen, dia hampir saja membawaku keluar dari agamaku. Sungguh aku tak menyangka dia sejahat itu, menjauhkanku dari agama yang selalu kucintai I love islam. Kemudian cindy mengangkat wajahnya, hanya pucat pasi yang kulihat. Cindy mulai menangis, aku semakin bingung, ada apa dengan cindy.

“Maafkan aku” katanya sambil menangis terisak-isak. Sekitar 16 menit, aku hanya diam mendengar isak tangis cindy. Tak lama kemudian wajah cindy berubah menjadi hancur, aku terjatuh dilantai, aku kaku, cindy semakin menangis, aku tak percaya apa yang kulihat. Tak berapa lama kemudian, bang akmal datang, dan cindy pun menghilang diiringi dengan tangisannya.

“Hei ngapain dilantai, mau ngepel ya? Didepan pintu lagi” katanya sambil menyerahkan ponselku. “Noh ada amel yang telepon” katanya lagi. Aku pun berbicara pada amel, betapa terkejutnya aku saat amel memberitahuku bahwa cindy telah meninggal tepat 26 menit yang lalu. Cindy dan keluarganya kecelakaan ketika mereka menuju ke masjid untuk masuk islam. Aku pun menangis terisak-isak, aku tak menyangka bahwa cindy dan keluarganya akan masuk islam.

Aku sangat menyesal dengan diriku sendiri, mengapa aku tak memaafkan cindy waktu dulu. Aduh gak bisa nulis lagi guys, bisa-bisa aku tambah nangis nanti. Entar kalau jadi banjir gimana, kan kalian juga yang repot angkat kasur *hehe. Sekian. Wassalamualaikum.
Facebook: Bismi jasein

Bismi Jasein

Bismi

Facebook: Bismi jasein I Fans Anime Naruto From Aceh

All post by:

Bismi has write 89 posts