Ternyata Hantu Menapak Tanah

Assalamualaikum perkenalkan nama saya ari biasa dipanggil ari kirun (laki-laki), saya berasal dari kota Kendal, Jawa Tengah. Saya ingin bercerita pengalaman saya melihat hantu sewaktu SMP dulu (zaman dulu gak apa-apa ya). Saya lupa tepatnya tahun berapa, mungkin sekitar tahun 2006-2009 an. Saya bukan anak indigo dan tidak terlalu sering mengalami kejadian mistis, tapi kejadian ini yang paling jelas dan selalu saya ingat sampai sekarang.

Langsung saja, saat itu sore hari menjelang maghrib saya lagi mau pulang dari rumah budhe saya, memang waktu itu saya sering tinggal dirumah budhe yang letaknya sekitar 1 kilo dari rumah saya. Seperti biasa saya melewati rumah seorang nenek galak yang hidup seorang diri, posisi rumahnya tepat ditikungan sebelah timurnya persawahan dan samping-samping yang lainnya kebun kosong.

Waktu saya jalan sebelum sampai tikungan samping rumahnya memang saya sudah malas lewat rumah itu, bukan karena merinding tapi karena nenek itu galak. Keanehan pertama muncul saat saya baru belok kedepan rumah nenek itu, nenek tersebut berdiri pakai tongkat badannya menghadap ke utara tapi melihatnya ke timur seolah sudah tahu saya mau lewat, seperti biasanya saya bilang “amit nggih mbah” (permisi ya mbah).

Karena biasanya kalau saya lewat sore hari pasti dimarahi karna katanya nakutin ayamnya yang mau masuk kandang. Tapi sore itu tidak seperti biasanya, nenek tersebut tidak marah dan tidak menjawab sama sekali. Sampai posisi saya berjalan didepannya sekitar 1 meteran saya lihat mukanya dengan jelas seperti manusia biasa tapi bibir dan wajahnya putih pucat sambil matanya melotot tidak berkedip sama sekali.

Saya berpikir kasihan juga orang ini kayaknya lagi sakit, tapi anehnya waktu saya lihat pintu rumahnya terpasang gembok. Sampai sekitaran 20 meteran saya mau keluar dari gang tersebut sempat terpikir di kepala saya, apa yang barusan saya lihat itu hantu. Kemudian saya toleh lagi kebelakang niatnya mau mastikan kakinya menapak tanah enggak, begitu saya menoleh kebelakang kaki nenek tersebut menapak ditanah, cuma anehnya posisi berdirinya masih sama cuma dia masih melotot kearah saya ngikutin kemana jalan saya.

Tidak ada pikiran aneh-aneh waktu itu, apalagi merinding sama sekali tidak. Sekitar 3 atau 4 hari berselang (belum ada 1 minggu) saya dan teman-teman saya malam hari sekitar 4 orang ngobor kodok disawah dipinggir rumah nenek tersebut buat dijadikan swike. Teman saya sebut saja temon bilang pada kami bertiga “ojo ngulon-ngulon sing duwe omah kui nembe mitung dino” (jangan kebarat terus yang punya rumah itu baru 7 hari meninggal).

Saya juga sempat lihat didepan rumah nenek tersebut ada bekas bakaran, didaerah saya memang masih ada kepercayaan kalang, biarpun tidak semuanya. Kalang itu seperti tradisi hindu dimana barang-barang orang yang meninggal dibakar didepan rumah setelah 7 hari meninggal. Kembali ke cerita, setelah mendengar perkataan si temon langsung saja saya tarik teman-teman saya pulang tanpa saya jelaskan.

Sampai dirumah saya cerita kepada mereka sambil gemetaran bahwa baru 3 hari yang lalu saya melihat nenek tersebut didepan rumahnya. Mereka heran dengar cerita saya karena orang tersebut sudah 7 hari yang lalu meninggal dunia, tapi mereka percaya dengan cerita saya karena didesa memang saya tipe orang yang bisa dipegang bicaranya dari kecil. Setelah kejadian itu kadang-kadang saya masih kepikiran bahwa hantu/jin itu tidak selalu seperti yang diceritakan banyak orang.

loading...

Ternyata hantu itu terkadang menapak tanah dan tidak menghilang secara tiba-tiba. Saya yakin yang saya lihat waktu itu bukanlah roh nenek tersebut melainkan bangsa jin yang ingin menggoyahkan kepercayaan umat manusia dimana orang yang meninggal itu kembali ke sisi Allah bukan menjadi hantu. Sekian terima kasih sudah baca, maaf jika tidak terlalu seram tapi itu cerita sama sekali tidak saya lebih-lebihkan apalagi rekayasa. Wassalamualaikum.
Fb: ari riwayanto

KCH

kirun

Sekedar kembali mengingatkan. "Jangan pernah baca ini sendirian" :)

All post by:

kirun has write 2,660 posts