Teror Alarm Mobil

Kejadian ini di ceritakan oleh temanku saat aku baru mulai kost tentang bagaimana dia “ngerjain” bapak kost gara-gara dimarahin saat pulang kekostan tengah malam dan lompat pagar. Temanku ini memang anak yang sibuk, selain *beken dikampus dia juga koordinator co asisten dosen di kampus, jadi untuk membereskan pekerjaan teman-teman co asistennya yang lain.

Dia selalu pulang paling belakang karena dia harus memastikan semua labolatorium yang digunakan sudah beres dan bersih, serta siap untuk digunakan kegiatan praktikum keesokan harinya. Makanya tidak heran dia harus pulang terkadang sampai larut malam karena harus merekap nilai-nilai hasil praktik para mahasiswa. Bahkan terkadang atau sering aku diminta membantunya merekap nilai-nilai tersebut dan sebagai upahnya bukan uang atau materi tetapi aku bebas mengisi kolom nilai atas namaku berapapun nilai yang aku mau, *ups hehe (ini rahasia loh, jangan disebarkan).

Seperti tempat kost pada umumnya, kami diminta oleh bapak kost untuk pulang berkegiatan diluar sebelum jam 10 malam karena setelah itu pintu gerbang akan dikunci, agar bapak kost dan keluarga bisa istirahat dan juga teman-teman yang lain penghuni kostan juga bisa istirahat untuk beraktivitas keesokan harinya. Malam itu aku pulang sekitar jam 1 malam bersama temanku si koordinator co asisten.

Aku baru saja selesai membantu dia merekap nilai semua mahasiswa yang baru selesai praktik hari itu termasuk nilaiku juga. Capek dan ngantuk rasanya, tapi mau pulang kekostan gak enak sama bapak kost, beliau sudah tua dan kalau kita ribut-ribut manjat gerbang nanti beliau bisa terbangun dan terganggu tidurnya, kasihan kan? Awalnya kami memutuskan untuk tidur di masjid atau emperan toko yang depannya ada warung yang buka sampai pagi.

Sambil duduk-duduk diemperan toko ditemani gorengan dan kopi yang baru kami pesan diwarung depan, temanku ini bercerita mengenai bagaimana dia “ngerjain” bapak kost dahulu sebelum aku kost disana. Waktu itu dia bercerita baru pulang dari aktivitasnya yang sibuk di kampus, jam menunjukan pukul 12 malam. Sesampainya dikost dia segera memanjat gerbang kostan yang lumayan tinggi yang tentunya menimbulkan suara berisik dan membangunkan bapak kost.

Belum sampai dia menuruni pagar bapak kost ternyata sudah ada didepannya sambil membawa kunci gerbang. Tentunya temanku ini malu dan sambil turun perlahan dia minta maaf kepada bapak kost atas perbuatannya itu. Tentu saja saat itu juga dia mendapat nasihat panjang lebar dari bapak kost yang entah mengapa membuat dia jengkel, mungkin karena capek dan ngantuk juga.

Sebenarnya menurut dia, sangat wajar untuk dinasehati karena masuk kost melompati gerbang sudah sering dia lakukan dan mungkin bapak kost juga sudah memperhatikannya sejak lama. Di ceritanya entah mengapa malam itu dia merasa jengkel sekali atas nasehat panjang lebar dari bapak kost. Hal ini membuatnya ingin membalas dengan “ngerjain” bapak kost biar tidurnya tidak nyenyak.

Setelah masuk kamar dia segera komat kamit membaca mantra memanggil salah satu penghuni gaib kostan yang ada didekat pohon kelapa samping kamar mandi (kaget juga aku yang dengar ceritanya waktu itu ternyata dia juga menguasai ilmu supranatural, keren nih temanku yang satu ini). Tidak berselang lama datanglah sosok gaib itu didepannya dan dia segera memerintahkannya untuk membunyikan alarm mobil bapak kost selang 1 jam.

Si gaib pun menyanggupinya dan segera setelah itu tiba-tiba alarm mobil bapak kost berbunyi. Segera saja bapak kost keluar membawa remote untuk mematikan alarm itu. Tetapi selang satu jam kemudian kembali alarm itu berbunyi dan bapak kost segera pula keluar untuk mematikannya. Namun kejadian itu kembali berulang sampai adzan subuh tiba. Setelah pagi bapak kost menggunakan mobilnya kekantor seperti biasa dan biasanya dia pulang kantor sebelum maghrib dan tepat sesaat setelah adzan maghrib alarm mobil kembali berbunyi, tetapi sekarang dengan frekuensi yang semakin sering yaitu berselang setengah jam saja, sampai tiga, empat kali berbunyi akhirnya bapak kost berinisiatif mencabut aki mobil biar alarmnya tidak berbunyi lagi karena teknisi yang dia panggil tidak tahu masalahnya ada dimana, semua terlihat normal kata sang teknisi.

Ajaibnya selang setengah jam kemudian kembali alarm mobil itu berbunyi walaupun saat itu aki mobil sudah dibuka. Hal ini tentunya membuat bapak kost tersadar bahwa yang melakukan ini adalah mahluk gaib. Malam itu juga beliau segera memanggil seorang paranormal untuk melakukan ritual pengusiran mahluk gaib. Tidak berselang lama datanglah si paranormal dan segera membakar sesajen sambil komat kamit membaca mantra memanggil makhluk gaib yang mengganggu tersebut.

Beberapa menit kemudian si paranormal kemudian meminta bapak kost untuk mencari ayam dan darahnya disebarkan disekitar kendaraan sebagai syarat agar si gaib tidak mengganggu lagi. Saat itu juga segeralah dicari ayam dimaksud dan segera dilakukan ritualnya. Benar saja setelah itu tidak terdengar lagi alarm mobil itu kembali bersuara. Si paranormal kemudian berpamitan untuk pulang, tetapi begitu dia melewati gerbang alarm mobil kembali berbunyi.

Segera saja dia kembali dan komat kamit membaca mantra, bahkan dia meminta air untuk disiramkan kepada seluruh body mobil luar dalam. Berbagai macam usaha dilakukan tetapi setiap dia mau keluar gerbang maka alarm mobil kembali berbunyi walaupun sesaat sempat mati. Hal ini terus berulang sampai pagi hari yang tentu saja mengganggu bapak kost dan keluarga serta penghuni kost lainnya bahkan warga disekitar yang mulai penasaran apa yang sebenarnya terjadi.

Tepat sesaat sebelum adzan subuh teror itupun berakhir. Pagi harinya baru si paranormal kemudian pulang karena telah capek berjibaku dengan mahluk gaib tersebut. Dan akhirnya gangguan pun berakhir sampai disitu. Aku pun menanyakan kepada temanku apakah gaibnya itu kalah sama si paranormal. Temanku menjawab sebenarnya tidak karena si gaib akan lebih mematuhi perintahnya karena kata si gaib ilmu temanku ini lebih tinggi dari pada ilmu si paranormal.

Temanku menyuruh menghentikan teror alarm itu karena dia juga menjadi terganggu dan tidak bisa tidur sampai pagi gara-gara alarm mobil yang terus berbunyi (*hehe). Malam itu akhirnya kami memutuskan untuk tidur numpang ditempat kost sebelah dan tidak jadi tidur diemperan toko. Walaupun sama saja tidur dilantai setidaknya lebih hangat karena tidak terkena udara malam. Sekian.

loading...
Yandi Lalu

Yandi Lalu

Facebook - Yandi Lalu ┬╗Instagram - @yandilalu

All post by:

Yandi Lalu has write 87 posts

loading...