Teror Kuntilanak Saat Lembur

Aku bekerja di sebuah perusahaan di kota jakarta sebagai seorang HRD. Sebagai seorang HRD, kata pulang cepat mungkin merupakan hal yang mustahil. Tak jarang aku harus lembur hingga jam 10 malam untuk menyelesaikan pekerjaan yang selalu berdatangan. Kebetulan aku memiliki staf cantik yang kebetulan juga telah menjadi pacarku. Setiap kami lembur biasanya kami ditemani oleh sahabat-sahabatku dari tim audit. Selain untuk menghindari fitnah, mereka juga menemani kami dari hal-hal yang cukup mendebarkan.

Bekerja hingga larut malam di kantor yang sepi, aktivitas saat malam hari memang memiliki kesan tersendiri. Dan yang lebih mengesankan adalah perusahanku tersebut dekat dengan kuburan umum. “Woow!” kata yang selalu diucapkan oleh siapapun bagi orang yang telah mengetahui tentang kantorku. Kala itu aku dan nita (staf dan sekaligus pacarku) sedang sibuk dengan pekerjaan kami.

Hari itu tampak biasa-biasa saja tidak ada yang aneh. Bahkan karena fokus bekerja kami tidak sadar waktu telah menunjukan pukul 8:30 malam. “sudah jam setengah 9 lagi” ujarku sambil melihat jam tanganku. “iya gak terasa ya mas” jawab nita. “Ayo sedikit lagi terus kita pulang” ujarku. Kami melanjutkan pekerjaan kami dengan cepat agar segera pulang.

Saat sedang asyik mengetik di komputer, entah kenapa monitorku tiba-tiba muncul garis-garis seperti terkena sinyal handphone. Aku cuek dan tetap melanjutkan mengetik “maklum komputer jadul” gumamku dalam hati. Ternyata bukan aku saja yang mengalami hal tersebut, nita juga mengalami hal yang sama. “kok muncul garis-garis ini desktopnya. Dekat HP mungkin” ujarnya. Aku Cuma tersenyum merespon perkataannya.

Saat aku menatap nita entah perasaanku saja mungkin, aku merasa ada sekelebat bayangan hitam lewat di depan cubical kami. aku segera menoleh kedepan namun tidak ada apa-apa. Aku pun kembali cuek dan dengan segera menyelesaikan pekerjaanku. “mas…” panggil nita. “Iya nit” jawabku sambil menoleh padanya. Aku melihat nita terpaku dengan wajah pucat ketakutan. “nit.. are you oke?” tanyaku. “itu..” jawab dia ketakutan. Matanya terus menatap ke depan dan tangannya mulai gemetar.

Aku segera mengalihkan pandanganku ke tempat nita memandang. Sontak aku kaget dan terasa badanku panas dingin. Di pojok ruanganku ada sosok wanita berambut panjang yang kusut dan menggunakan gaun merah. Sosok itu merayap di dinding tembok sambil menatap kami dengan tatapan tajam penuh dendam. Tiba-tiba sosok itu melompat terbang entah kemana, dan kami sedikit lega karena makhluk tersebut telah menghilang dari pandangan kami. belum selesai kami menarik nafas, terdengar suara “sshhh..” dari belakang kami.

Reflek kami berdua menoleh dan cukup mengagetkan karena sosok menyeramkan itu ada tepat di belakang kami. Tanpa pikir panjang, aku segera menarik tangan nita dan berlari menuju cubical audit di ujung lorong. Aku segera menceritakan semua pada mas edy sahabatku dari tim audit, setelah itu kami segera mengecek cubicalku. Karena tidak ada apa-apa, aku segera mengambil tas dan mengajak pulang.

Malam itu kami pulang dengan perasaan takut dan shock, hal ini bukan pengalaman pertama kami. Hampir setiap hari kami mengalami kejadian mistis, namun ketakutan kami tidak ada habisnya bertemu dengan sosok  yang menyeramkan itu.

Penulis : Yoharsi
Website : Pengalamanseram.com

loading...

Share This: