Tersesat di Jalan Setan

Hai namaku Haekal, umurku 12 tahun. Aku akan berbagi kisah bersama 3 temanku yang bernama Dava, Satria dan Adlu. Pada hari rabu kami berempat pulang dari masjid setelah selesai mengaji pukul 20.15 malam. Kami melihat kembang api lalu menghampiri asal kembang api itu, dan ternyata ada sebuah konser.

Sebelumnya jalan ke tempat konser itu sedang di perbaiki makanya aku melewati jalan yang lebih jauh. Tetapi saat aku lihat jalan yang sedang di perbaiki ternyata sudah jadi. Aku tidak peduli dan aku pun menonton konser tersebut. Saat konser sudah selesai pukul 20.30 malam, aku dan 3 temanku bergegas untuk pulang.

loading...

Aku dan 3 temanku mencoba melewati jalan yang sudah di perbaiki itu. Setelah aku melihat nama jalan itu ternyata nama jalannya, jalan setan padahal sebelumnya nama jalan itu jalan sekepanjang. Aku tidak peduli dan aku melewati jalan setan itu. Tapi aku merasa seperti sudah melewati jalan yang sama selama 4 putaran.

Aku pun melihat kebelakang dan ternyata aku masih dekat dengan konser. Temanku mulai merasa takut dan kami pun melewati jalan yang lebih jauh. Kami tiba di rumah pukul 23.00 malam. Saat pagi aku menanyakan kepada pak RT (Rukun Tetangga). Ternyata jalan itu bukan sedang diperbaiki tapi sedang di selidiki oleh pak Ustad dan ternyata memang benar ada hantu di jalan setan itu.

Pada hari sabtu ada orang yang tidak tahu jalan ke tempat orang tuanya tinggal karena mereka sudah terpisah selama 3 tahun kata pak RT. Tapi tidak ada yang mau memberi tahu kepadanya jalan ke tempat orang tuanya tinggal padahal mereka tahu. Akhirnya dia bunuh diri di jalan sekepanjang. Ada yang pernah melihat hantunya sedang bergentayangan sedang berada di pohon. Akhirnya nama jalan Sekepanjang itu di ganti namanya menjadi jalan setan.