Toko Daging Ayam

“Eh bro ada toko daging ayam baru loh di desa kita murah lagi” kata temanku Ardha namanya. “Wah, berapa harganya bro?” tanyaku, “hanya 10.000 rupiah”. Keesokan harinya aku pergi ke toko daging ayam tersebut. Antriannya sih cukup banyak tapi gak apa-apa lah. Setelah beberapa jam menunggu akhirnya giliranku juga. Ternyata daging ayam itu sudah siap makan. “Mau beli berapa mas 1 porsi atau lainnya” tanya seorang pelayan bertopi merah.

“2 porsi aja mbak” kataku. Entah kenapa udara menjadi dingin. “ini mas ayamnya” ujar seorang pelayan tadi “terima kasih” kataku “…” tidak ada jawaban. Sampai dirumah aku makan bersama kakak karena mamah sama ayah pergi keluar kota. Setelah makan aku langsung mandi dan tidur. Jam sudah menunjukkan pukul enam lebih lima menit aku langsung mandi dan berangkat kerja.

Setelah berangkat dengan mobil bersama kakak, aku melewati toko ayam itu, ternyata bangunan itu sudah tidak ada lagi, yang tersisa hanya sebuah pisau berlumuran darah. Lalu kami sampai di kantor temanku ada yang mengatakan bahwa toko ayam itu berhantu, karena aku tidak percaya aku langsung pergi. Hari sudah mulai petang, aku pergi pulang bersama kakak.

loading...

Tepat di toko itu aku melihat wanita bergaun putih membawa daging ayam, membawa pisau berlumuran darah dan perutnya bolong, aku langsung kaget. Sampai di rumah aku langsung mandi dan tidur. Aku bermimpi bahwa daging ayam itu adalah daging manusia, aku langsung terbangun dari tidurku, dan ternyata ada seorang wanita yang duduk di tempat tidurku, aku pun pingsan. Dan setelah itu tidak ada yang tau kenapa toko ayam itu kini ada lagi.

Share This: