Undur

Halo kenalkan namaku Keke. Aku ingin menceritakan sebuah pengalaman yang sangat menyeramkan. Waktu itu aku sedang belajar (yah, ceritanya di sekolah). Saat aku sudah selesai mengerjakan tugas sekolah, aku bermain bersama dengan temanku. Aku dengan isengnya menyembunyikan penghapus temanku yang saat itu terletak di atas meja kelas.

Aku menyembunyikan penghapusnya di dekat laci temanku (jarak 3 meja). Temanku yang bernama Najwa pun mencari-cari penghapusnya. Aku dengan iseng menyebutkan bahwa penghapusnya aku sembunyikan di kotak pensilku. Aku mulai tersenyum samar menahan tawa, lalu saat kotak pensilku di buka, penghapus itu ada di kotak pensilku. Aku terheran-heran melihat penghapus itu kini sudah berada didalam kotak pensilku.

loading...

K: lho, kok bisa ada?
N: Gotcha! (kena kau!)
K: Hah? Tadi ana (saya dalam bahasa Arab) nyembunyikan penghapus antum di mejanya Andika!! (nama pemilik meja).
N: ayo ke, kita cari tau!!

Kami pun mengecek meja Andika. Kami sangat terkejut begitu melihat seorang nenek tua yang memakai baju pesta berlumur darah yang masih segar, berada di bawah kolong meja. Kami berteriak sekencang harimau (nggak juga sih). Kami pun ditanyai ada apa, lalu kami memilih untuk tidak menjawab. Kami pun langsung di bawa ke UKS. Maaf ya kalau nggak seram sobat KCH! Terima kasih karena sudah membaca cerita keke. Salam dari keke!

Share This: