Universitas Berhantu

Namaku Niken, aku adalah mahasiswi tingkat akhir di sebuah Universitas ternama. Universitas yang berlokasi di jalan Dipatiukur itu memiliki bangunan yang tinggi dengan sebuah basement yang cukup luas dan sekarang sedang mengalami pemugaran dan perluasan gedung. Aku mahasiswi jurusan IF yang dimana jurusan ini memang sangat padat sekali dalam tugasnya.

Sering kali aku pulang malam karena mengerjakan tugas. Jam tangan sudah menunjukan 6 sore, aku masih mengerjakan dengan tugas yang cukup banyak. Dengan tenang aku mengerjakan soal demi soal karena waktu itu masih banyak mahasiswa yang berkeluyuran di kampus. Bahkan di ruangan 5, ruangan dimana aku mengerjakan tugas masih ada beberapa mahasiswa yang mengobrol.

Aku kembali mengerjakan tugas, karena keasyikan tanpa aku sadari sekarang hanya tinggal aku seorang di ruangan tersebut dan samar-samar aku melihat ke arah luar jendela sudah sangat gelap. Aku melihat jam ditangan sudah menunjukan jam 7.30 malam. Aku masih mendengar suara mahasiswa yang tampaknya masih berkeliaran di kampus.

loading...

Aku berdiri dari tempat duduk lalu memasukan alat tulis dan menenteng buku, tapi tiba-tiba terdengar sebuah suara lalu aku melihat ke arah belakangku di deretan bangku kosong yang rapi dibelakang. Aku mempercepat langkahku meninggalkan ruangan 5 yang masih terang karena aku lupa mematikan lampu nya. Dan suara tawa itu muncul lagi kali ini terdengar lebih jelas dan nampaknya jaraknya tidak jauh denganku.

Aku terus berjalan menyusuri koridor yang gelap dan mempercepat langkahku, lalu aku melihat seseorang berdiri dihadapanku. Nampaknya dia juga kaget, dia seorang perempuan mengenakan terusan baju merah. Rambutnya dibiarkan terurai, mukanya sedikit oriental dan dari dandannya dia tidak nampak seperti seorang mahasiswi.

Barangku terjatuh ketika menabrak perempuan itu, aku berjongkok mengambil buku dan kertas. Perempuan itu masih berdiri di hadapanku. Aku bisa melihat rok nya menjuntai sampai ke kaki, setelah memasukan semua benda lalu aku berdiri membetulkan rok ku. Perempuan itu masih berdiri dan astaga aku mendaratkan telapak tangan di mulutku. Kakiku sangat berat untuk digerakan.

Sontak bulu kuduk langsung berdiri seketika, perempuan itu mukanya berubah. Kecantikan diwajah perempuan itu menghilang, muka nya berubah pucat dan bola mata wanita itu sangat putih. Kukunya yang panjang dan hitam lalu perempuan itu berubah menjadi sosok yang menyeramkan. Dia berteriak histeris sambil tertawa cekikikan. Badanku memaku, aku tahu apa yang aku hadapi sekarang. Badannya memanjang, semuanya terekam jelas di benak ku.

Aku berjalan mundur, mahluk itu melayang sambil cekikikan. Dia masuk menembus tembok ruangan 6 dan menghilang begitu saja. Aku segera berlari dan jantungku berdegup kencang. Aku segera keluar dari kampusku itu. Sepanjang perjalanan pulang aku masih ketakutan, sampai di kos aku langsung mandi dan tidur. Sampai keesokan harinya ketika aku ke kampus, aku tidak berani masuk ruangan 5. Aku meminta temanku untuk menemaniku di ruangan itu. Temanku sempat bertanya ada apa, aku menjelaskan semua padanya dan benar saja menurut informasi dari temanku.

Sosok hantu wanita bergaun merah itu akan selalu menghantui mahasiswa baru di Universitas ini. Memang tidak semua mahasiswa namun biasanya mahasiswa yang malam hari masih ada di kampus. Dan konon banyak mahasiswa dikampus yang melihat hantu tersebut. Mereka bilang hantu itu sering muncul sekitar jam 8 malam di ruang 5 dan 6 tapi semenjak kejadian itu aku tidak pernah ditampakan lagi. Hanya saja sering kali aku masih mendengar suara cekikikan dari ruang 6 jika aku pulang malam dari kampus.

Share This: