Vidio Game

Aku terbangun dari pingsanku, kepalaku pusing pandanganku berkunang-kunang. Aku mulai berdiri, mataku mulai membaik, aku kaget apa yang aku lihat. Aku berada dikamar dengan lampu yang berwarna merah, aku dimana ini? Aku melihat sekelilingku darah semua, ada mayat didepanku dengan tubuh yang terpisah. Rasanya aku mau muntah melihatnya.

Aku panik kenapa aku bisa disini, aku membuka pintu. Tapi pintu ini terkunci, aku mendengar suara langkah kaki menuju kearahku, aku bersembunyi dibalik lemari, jantungku berdetak kencang keringatku mengalir deras. Aku sangat takut, apa yang sebenarnya terjadi disini, langkah kaki itu semakin dekat. *Krek, kreek (suara pintu terbuka) dia mulai masuk, terlihat orang itu badannya tinggi besar dan bajunya penuh dengan noda darah.

Dia membawa sebuah gergaji mesin dan mulai menaruhnya diatas meja. Dia membawa pisau besar, dia memotong kaki manusia itu dan menggantungnya, orang itu mencongkel matanya dan memakan mata orang itu. Aku melihatnya, rasanya ingin muntah. Dia itu siapa kenapa kejam sekali orang bertopeng itu, dia mulai menyayat perut orang itu dan mengambil ususnya, setelah itu manusia bertopeng menggantungnya dengan kail yang besar, kail yang menusuk hingga kedalam kulit.

loading...

Manusia bertopeng itu marah-marah tidak jelas sepertinya dia mencariku untuk dijadikan santapannya. Dia membanting apa saja, aku sangat ketakutan. Dia mulai melihat kearah lemari yang aku gunakan untuk tempat sembunyi. Kini dia mulai mendekat perlahan, jantungku berdegup kencang, takut, panik, akan mati oleh manusia bertopeng itu. Dia semakin dekat, semakin dekat, aku mulai menahan nafasku.

Dia mulai membuka pintu lemari, apa yang harus aku lakukan. Saat pintu terbuka, aku mendorong manusia topeng itu. Dia terjatuh dan aku berlari keluar, suasana sangat gelap. Banyak darah di dinding, aku baru ingat aku tadi membeli sebuah vidio game di toko keramat dan kakek itu bilang aku hanya punya 1 nyawa dan selesaikan gamenya.

“Sial, game ini benar nyata” ucapku sambil berlari *argh! Teriakan manusia bertopeng itu sudah ada dibelakangku dia menyalakan gergaji mesinnya. Aku terus berlari, aku melihat cahaya lampu, aku melihat ada lift besi, dia semakin mendekat, cepat sekali larinya. Gergaji mesinnya siap untuk membunuhku, aku semakin dekat dengan lift dan manusia bertopeng itu mengayunkan gergajinya kearahku.

Kakiku terkena, aku terus berlari dan aku langsung menutup pintu besinya. Akhirnya aku bisa menghindarinya kini kakiku berdarah, aku menyobek lengan bajuku dan mengikatnya. Aku berpikir bagaimana caranya aku bisa keluar dari vidio game ini. Apa aku harus menyelesaikan game ini hingga tamat, setelah sampai lantai bawah, aku membuka pintu lift, suasana sangat gelap dengan bercak-bercak darah. Aku menyalakan senter ponselku untuk meneranginya.

Kini aku berjalan perlahan-lahan, mengikuti arah lorong sekolah ini. Saat aku sampai dipembelokan lorong, terlihat makhluk aneh, dia tidak memiliki wajah hanya mulutnya yang tajam dengan cakarnya yang tajam seperti pisau. Aku melihat dia memakan seorang siswa, mencabik-cabik badannya menggerogoti isi perutnya. Aku takut sekali, aku mencari benda disekitarku untuk menyerangnya, terlihat balok besar didepanku, lalu aku mengambilnya.

Aku berjalan pelan melewatinya, dia terkena cahaya senterku tapi dia tidak bereaksi. Mungkin dia tidak bisa melihatku, dia hanya bisa mendengar suara-suara. Aku melepas sepatuku dan mulai berjalan melewatinya dengan sangat hati-hati. Dia menikmati santapannya begitu lezat, aku yang melihatnya ingin sekali muntah. Aku berhasil melewatinya, kini aku membuka pintu tangga lantai 4. Aku melihat peta disekolah ini untuk menuju lantai bawah karena sekolah ini sangat besar. Selanjutnya vidio game part 2.

Nak Gugun

Gugun

Facebook: nak gugun Pin bbm: D00B8864

All post by:

Gugun has write 28 posts