Wanita di Kantor Pemasaran Perumahan

Kejadian ini dialami oleh temanku (perempuan), kejadiannya sebelum dia menikah dan masih bekerja disalah satu pabrik. Dia bekerja dari jam delapan pagi sampai dengan jam lima sore. Saat itu dia belum kost didekat pabrik tempatnya bekerja. Dia tinggal dirumah salah satu saudara yang jaraknya sekitar dua puluh kilometer dari tempat kerjanya. Biasanya dia sampai dirumah itu saat hari mulai malam.

Lokasi rumah saudaranya ini adalah komplek perumahan yang jaraknya dari jalan raya menuju gerbang perumahan sekitar seratus meter. Di sepanjang jalan itu sebelah kirinya sungai dan dan disebelah kanannya adalah persawahan. Bangunan pertama yang dekat gerbang adalah kantor pemasaran perumahan, sehingga siapapun yang masuk ke komplek itu pasti melewati kantor tersebut.

Suatu hari saat pulang kerja, waktu itu jalannya sepi karena baru mulai gelap, seperti biasa dia berjalan santai menuju rumah. Ketika sampai di di depan gerbang dia melihat ada perempuan melambaikan tangannya memanggil dari arah kantor pemasaran perumahan. Karena tidak memakai kacamata dan kondisinya sudah mulai gelap, jadi kurang jelas terlihat siapakah orang yang memanggilnya dan dia tidak memperdulikannya.

Keesokan harinya ditempat yang sama kembali dia dipanggil oleh perempuan tersebut dengan melambaikan tangan kearahnya. Dia mencoba menfokuskan penglihatan tapi tetap saja terlihat kabur dan untuk memakai kacamata dia malas mengambilnya dari dalam tas. Saat jaraknya sudah agak dekat dengan perempuan itu dia membalas lambaiannya dengan tersenyum. Tapi anehnya perempuan ini tetap melambaikan tangannya tanpa bersuara.

Esoknya kembali dia melihat perempuan itu melakukan hal yang sama kepadanya, tetapi karena buru-buru sampai rumah dia kembali membalas lambaian tangan itu dengan senyuman. Akhirnya pada keesokan harinya saat pulang kantor dia memakai kacamatanya agar dengan jelas melihat siapa gerangan yang sudah tiga hari ini memanggilnya. Tetapi dia kecewa karena karena wanita yang biasa memanggilnya itu sudah tidak ada disana. Di hari berikutnya dan hari-hari setelahnya disaat pulang kerja dengan memakai kacamatanya, wanita itu tidak lagi menampakan dirinya.

Sampai seminggu setelah terakhir melihat wanita itu akhirnya dia bertanya kepada orang rumah, siapa sebenarnya yang tinggal dikantor tersebut. Sudaranya mengatakan bahwa dikantor itu kalau sudah malam hari tidak ada orang yang tinggal dan tempat itu ada penjaga malam tetapi orangnya datang sekitar jam sepuluh. Dia pun ngotot mengatakan bahwa setiap pulang kerja ada perempuan yang memanggilnya dengan melambaikan tangan dan seminggu terakhir sudah tidak terlihat lagi.

Saudaranya mengatakan kalau perempuan yang dilihatnya itu adalah kuntilanak yang memang setelah matahari terbenam biasanya menampakan diri di tempat itu. Dia merinding mendengar penjelasan saudaranya itu dan bersyukur untungnya tidak menanggapi panggilan wanita itu. Sejak mengetahui hal tersebut, setiap pulang kerja dia meminta dijemput dipinggir jalan raya. Sekian.

loading...
Yandi Lalu

yandi

Facebook - Yandi Lalu ┬╗Instagram - @yandilalu

All post by:

yandi has write 87 posts