Wanita Penonton Konser Coldplay

Hai para pecinta “aku” *hm, maksudku para KCH lovers. Maaf ya, aku jarang post. Karena, biasa. Sibuk. (*Ecek-eceknya sombong, gitu) “sibuk, sibuk. Kesibukkan sendiri loe nong” *hehe. Ini adalah pengalamanku baru-baru ini, ya. Saat dimana aku nonton konser Coldplay di Jepang.

Ok, lanjut. Kalian kenal band Coldplay? Yang belum kenal, kenalan dulu yah! Yang sudah kenal? Ya sudah. Mau dibilang apa lagi. Ok. Tanggal 19 april kemarin, Coldplay konser di Tokyo. Aku, Dika (my new boyfriend, in my story “otak berdenyut“) dan lainnya pergi kesana. Sebenarnya aku sudah nonton Coldplay di Singapore waktu itu, sebelum mereka konser di Jepang, tapi mumpung ada yang bandari tiket lagi, aku ok, ok saja. Aku memang suka sama Coldplay, tapi aku gak ngefans ya, aku cuma suka sama lagu lagunya saja, seperti 1. Something just like this, 2. Paradise, dan lainnya.

“Masa kalau gak ngefans, bela-belain datang ke Singapore, desak-desakan dan lama-lamaan antri cuma beli tiket. Malah lebih parah lagi, dikasih tiket gratisan Coldplay ke Tokyo, malah mau lagi. Nonton 2 kali pula. Apa itu namanya bukan ngefans?” *haha. Itu namanya bukan ngefans ya, tapi suka saja, *haha bagaimana sih aku. Aku itu hanya ngefans sama Davikah saja (in my story “Susil main biola dan piano” and “lagu hidden story“) aku bilang aku suka sama lagu klasik atau yang berbau seroisa, tapi gak masalahkan jika aku juga suka lagu-lagu Coldplay bergenre Rock alternatif and pop rock ini? Gak masalah kan?

Ya, singkat ceritanya aku, Dika, kak Al, kak Daline/kak Line dan kak David pergi berangkat ke Tokyo. (Kak Line and kak David adalah calon kakak iparku, *haha alias kakak-kakaknya Dika, *ssttt! calon suami *hehe). Si jelangkung batu itu (Al) nonton lagi dia sampai dua kali, padahal dia sudah nonton sama aku sewaktu konser Coldplay di Singapore, sementang dibelikan sama Dika.

Menjijikkan banget kan? Kakak sama adik, sama saja. “What? Apa loe bilang? Eh! Berarti loe sama saja ngomongin aku. Hah?” (*haha, kalian mikir gak guys. Lama-lama aku stres sendiri ya. Nyalahkan dan marah-marah sendiri. Sama saja aku ngapain diriku sendiri. Padahal kan aku yang nulis. Ngerti kan? Semoga lah, *hoho). Kami semua terbang ke Tokyo, Jepang 4 hari sebelum konser Coldplay.

Singkatnya lagi, saat di hari H konser, kira-kira 30 menit sebelum Coldplay naik panggung/konser aku melihat dibanyak kerumunan orang, ada seorang cewek jepang yang diam saja. Kayaknya dia pergi sendirian, gak sama teman, pacar atau keluarga. Yang anehnya, wanita itu berdiri, diam, diantara kerumunan orang banyak, tapi tak satupun sepertinya orang menyadarinya. Aku lihatin saja dia dari atas sampai bawah. “Yank, perempuan itu kenapa ya?” tanyaku pada Dika.

“Perempuan yang mana?” aku nanya, dia malah balik nanya. Masa kami sama-sama nanya? Kayak mana sih dirimu, mas Dika. Aku gak nanya lagi. Tak berapa lama, konser dimulai. Wanita itu sekarang berada didekatku. Singkatnya lagi dan lagi (banyak banget singkatnya). Ceritanya nih, gambaran posisi nonton konser, kak Al, kak David, kak Line, Dika, me dan wanita itu, kami satu jajar. Selama konser berlangsung, aku merasakan gak enak hati, gak enak hawa dan gak enak intinya. Aku malah gak semangat untuk konser yang kedua kalinya ini. Bukan karena bosan, tapi karena?

Sampai di hotel, aku muntah-muntah, mual, kepala pusing. Kak Line yang sekamar sama aku kebingungan. Setelah itu, aku gak sadarkan diri. Saat aku sadar besok paginya, mereka (kak Line, kak David, Dika dan kak Al) menceritakan apa yang aku alami. Ternyata tadi malam seusai nonton konser dan balik ke hotel, seusai aku mual-mual, kata kak Line, aku mengicau pakai bahasa Jepang.

Padahal aku sama sekali gak bisa bahasa jepang. Kemudian ketawa sendiri, terus nangis. Kak Line sempat nanya dan dekati aku, walau dia waktu itu takut banget “Fio (nama panjangku kan Sezgina Fiolin Sam Fradah, itu panggilan kak Line ke aku), kenapa kamu?” aku malah semakin menjadi, kata kak Line, aku malah memecahkan cermin yang ada di hotel itu dengan tanganku (gempalan jari), menumbuknya.

Kak Line sangat takut, kemudian dia berlari kekamar sebelah, tempat kak Al, Dika dan kak David. Memanggil-manggil mereka dan menceritakan apa yang terjadi. Mereka langsung masuk kekamar dimana aku berada, keadaanku saat itu mengerikan. Mataku merah dan juling keatas (bola mataku mengarah keatas), rambutku menjadi acak-acakan, aku gak tahu lagi, pokoknya kata kak Line dan yang lainnya, aku sangat mengerikan.

Mereka pada kebingungan, mana gak ada lagi yang bisa bahasa jepang. Akhirnya kak Al mengusir wanita yang berada didalam tubuhku secara paksa, tanpa bertanya apa maksudnya. Karena saat ditanya pakai bahasa inggris, aku (wanita yang masuk ke tubuhku) malah ngoceh gak jelas pakai bahasa jepang. Dan katanya kak Al, yang masuk kedalam tubuhku itu adalah wanita yang ada dikonser Coldplay tadi.

loading...

Sebenarnya kak Al tahu, tapi dia diam saja. Wanita itu sempat ngikuti kami balik ke hotel, (itu aku gak tahu kalau diikuti) kak Al sempat mengusir dan dia pergi. Tapi rupanya, “kalau aku rasa, wanita itu memang ngincar badan loe borok (panggilan kak Al untukku) karena dia mau bilang sesuatu. Pura-pura pergi dia sewaktu aku usir. Makanya saat sampai di hotel, loe, kata kak Line mual-mual dan diam-diam kurasa dia masuk ke badan loe. Dia kan asik ngomong bahasa jepang saja, itu aku rasa, dia mau bilang sesuatu, ada yang mau disampaikannya. Tapi karena kami (kak Al, kak Line, kak david dan Dika) gak ada yang ngerti, ya sudah. Aku paksa saja dia keluar dari badan loe”.

Dan masih banyak lagi penjelasan dari mereka mengenai keadaanku tadi malam. Dika sudah takut banget dengan keadaanku. Dialah yang paling was-was. Thanks my boy. Mendengar penjelasan dari mereka semua, aku sedikit ngeri. Karena sewaktu dikonser, wanita itu sempat menggenggam tanganku dengan tangannya yang dingin banget kayak es dan saat itu aku tak bisa berbuat apa-apa. Ini ori no fake (barang apa? Ori-ori) maksudnya ini nyata no reka.

Fiolin Fradah

Sezgina F.S Fradah

Thank you for reading my stories. Thank you for liking my stories Thank you so much... Terimakasih,Thank you,Arigato gozaimasu, kamsahamnida,Xie-xie,Merci bien,Dankejewel,Matur nuwun,Tarimo kasih,Hatur nuhun,Bujur...

All post by:

Sezgina F.S Fradah has write 94 posts