Wisata di Gua Part 2

Cerita sebelumnya wisata di gua. Setelah aku di ijinkan masuk ke gua baru sekitar jam 8-an malam. Aku, mas Yono serta mbah kuncen gua tersebut masuk dengan memakai headlamp di kepala kecuali si mbah. Lagi pula di gua baru itu di beri penerangan yang cukup memadai. Aku masuk lebih dalam. Banyak bebatuan yang bersinar. Ada jembatan kecil di dalamnya. Ada pula gundukan besar di ujung gua tersebut.

Di sebelahnya ada batu menyerupai seorang resi. Mendadak aku terdiam, bahagia sih sebenarnya bisa lihat keindahan gua ini. Lalu entah kenapa aku tiba-tiba bilang ke mbah “mbah, bisa gak matikan lampunya sebentar saja”. Mbah kuncen itu kaget mas Yono juga. Ini saja sudah agak gelap kenapa minta lebih di gelapkan lagi? Tapi memang aku ingin sekali merasakan auranya.

Mbah kuncen itu mematikan saklar lampu. *Patz! Dan beberapa menit kemudian aku melihat selintas flashback ke belakang. Ada 2 putri kerajaan berada di gua tersebut. Mereka cantik. Memakai pakaian kerajaan zaman dulu. Salah satunya ada yang memakai pakaian berwarna ungu sempat memelukku dan tersenyum. Dan terlihat terbang ke salah satu lubang di atas gua.

Lalu aku melihat beberapa prajurit zaman Majapahit berbaris rapi di sekitar gundukan di depan dekat pintu masuk gua. Penunggu di dekat gundukan ujung pun terlihat besar dan gagah. Lalu aku meminta menyalakan lampunya. Ketika selesai. Aku jalan keluar di ikuti mbah kuncen dan mas Yono. Sesaat aku jalan keluar aku melewati gundukan yang aku lihat banyak sekali prajurit kerajaan.

loading...

“Mbah, maaf ini kuburan ya?” tanyaku. Mbah kuncen itu kaget lalu memberikan ekspresi muka yang terheran-heran. Lalu menjawab “adik ini siapa? Kok bisa tahu?”. Saya hanya tersenyum lalu bilang “tadi saya banyak lihat prajurit kerajaan mbah di gundukan ini”. Mbah kuncen lalu mengajak mengobrol tentang sejarah. Ya memang benar gundukan itu adalah kuburan prajurit-prajurit kerajaan Majapahit.

Mbah kuncen bilang sebenarnya mbah memang tahu dari lama jika gundukan itu bekas kuburan tapi gak di sampaikan ke orang-orang yang berwisata nanti pada takut padahal namanya sejarah pasti ada sisi kelamnya jadi gak perlu takut asal kita datang dengan niat yang baik. Nah jadi guys aku memang gak pernah di lihatin yang aneh-aneh kalau pun di lihatin sama yang tak kasat mata ya yang beginian bentuknya *hehe. Oke sampai nanti di ceritaku selanjutnya ya guys.

KCH

Nafta

Sekedar kembali mengingatkan. "Jangan pernah baca ini sendirian" :)

All post by:

Nafta has write 2,694 posts