Zebra Cross

Zebra Cross atau Penyebrangan Jalan adalah sebuah kisah yang menyeramkan dari Jepang. Menceritakan pengalaman aneh seseorang ketika hendak menyeberangi sebuah zebra cross. Suatu malam, aku sedang berdiri di tempat penyeberangan pejalan kaki atau biasa di sebut dengan istilah zebra cross. Ketika itu, keadaaan jalan sepi dan aku sedang menunggu lampu merah yang menyala di sana berubah ke lampu hijau.

Aku menatap orang-orang yang berdiri di sisi jalan lainnya dan suasana dingin mendadak menyelimuti punggungku. Ada seorang wanita yang berdiri di seberang jalan, tepat di depanku. Dia terlihat sangat aneh. Awalnya ku pikir mataku lah yang sedang tidak fokus dan pandanganku agak sedikit buram, karena aku lupa membawa kacamataku.

loading...

Namun, aku bisa melihat celana dan jaket panjang yang dikenakan wanita itu, wajah dan tangannya terlihat sangat kabur, entah dia atau pandanganku yang seakan berembun. Karena aku sangat penasaran dengan sosok wanita di depanku itu, aku mulai menggosok-gosok mataku untuk melihatnya lebih baik lagi. Namun, tetap saja pandanganku tidak lebih baik, tidak ada bedanya. Wajahnya masih terlihat samar-samar dan tak jelas.

Wanita ini terlihat sangat cantik dengan kulit putihnya, walau mataku hanya bisa melihat parasnya dengan agak kabur. Beginilah nasib orang bermata minus, jika tak memakai kacamata untuk membantu penglihatan akan terasa sangat tidak nyaman. Setelah itu, tak lama aku menyadari lampu hijau kini telah menyala menggantikan lampu merah tadi dan orang-orang yang menunggu bersamaku mulai berjalan melintasi zebra cross itu.

Wanita di seberang tadi juga terlihat mulai menyeberang jalan ke arahku, aku pun mulai melangkahkan kakiku menyusuri zebra cross yang ada didepanku. Makin ku melangkah, saya merasa wanita itu sepertinya berjalan lurus kian mendekat ke arahku. Tak lama kami pun berpapasan, tepat di tengah jalan itu. Wanita itu berjalan dengan tenang melintasiku dan aku mendengar dia mengatakan sesuatu.

Kalimat dari wanita itu seperti sebuah pertanyaan yang singkat, sangat pelan namun terasa dingin. Awalnya aku tidak mengerti apa yang dikatakannya, tapi setelah sadar aku langsung merasakan ketakutan. Wanita itu berkata “Aku tahu kamu tidak seperti orang lain, kamu bisa melihatku”.

Share This: