Rumah Sakit Immanuel Berhantu - 115 Views

Kisah ini sebenarnya merupakan pengalaman yang berasal dari ibuku disaat melahirkanku di sebuah rumah sakit yang berada di kota Bandung. Di kenal dengan nama rumah sakit Immanuel, Bandung. Proses persalinan berlangsung lancar pada hari itu dan baru saja terlahir seorang bayi perempuan yang sehat dan lucu. Nenek, ayah, kakak, dan saudara-saudaraku yang lainnya menyambut kedatanganku dengan gembira dan sukacita.

Malam pun akhirnya tiba. Ibuku masih menginap di rumah sakit Immanuel karena kondisinya yang belum stabil. Ibuku tidur di sebuah kamar di rumah sakit itu di temani oleh seorang pembantu yang tidur di atas sofa yang terletak di sebelah kasur ibu, dan aku tidur di kamar bayi yang terpisah jauh dari kamar ibuku.

Waktu saat itu sudah menunjukan tepat jam 10 malam, pembantu yang menemani ibuku sudah tertidur pulas di atas sofa. Namun, ibu masih belum bisa tidur malam itu. Perasaan gelisah menghantui pikiran ibuku, ibu mencemaskanku yang tidur di kamar bayi yang letaknya lumayan jauh dari kamarnya.

loading...

Di saat kegelisahan itu sedang menghantui pikiran ibu, tiba-tiba saja perhatiannya terpecah karena terdengar suara yang sangat gaduh dari luar kamar rumah sakit Immanuel ini. Suara yang sangat mengganggu pada saat itu. Suaranya terdengar seperti ada keranda yang sedang di dorong dengan kencangnya (seperti ada yang baru saja meninggal dunia pada malam itu) dan juga terdengar suara isak tangis dari keluarga almarhum, mereka menangis histeris.

Ibu saya pun mulai curiga karena suara itu lama sekali terdengar. Rasanya ingin sekali berjalan turun dari kasur dan mengintip dari jendela, namun seperti ada yang berbisik kepada ibuku untuk jangan melakukan hal itu karena akan ada hal buruk yang terjadi. Ibuku pun mengurungkan niatnya untuk mengintip di jendela, dan memutuskan untuk berdoa saja. Paginya ibuku bertanya kepada suster rumah sakit Immanuel yang bertugas pada hari itu.

“Suster, tadi malam ada yang meninggal nggak ya?” tanya ibu.
“Iya bu, ada. Tapi ibu tahu dari mana ya?”.
“Tadi malam saya mendengar keranda mayat melewati ruangan ini, isak tangis keluarga pun terdengar”.
“Apa? Ibu nggak salah dengar? Memang tadi malam ada yang meninggal tapi nggak lewat sini bu, yang meninggal langsung di bawa menuju kamar jenazah yang juga tidak melewati ruangan ini bu” jelas suster itu.

Ibuku pun terdiam mendengarnya. Suara itu pun terdengar selama dua hari dua malam di kamar rumah sakit Immanuel. Karena ibuku yang sudah tidak kuat lagi, ibuku memutuskan untuk pulang ke rumah saja. Saking terburu-burunya, popok milik rumah sakit yang aku gunakan pun ikut terbawa pulang (popok yang terbawa cuma 1 yaitu yang aku gunakan). Sekian cerita dari saya, maaf kalau kurang seram karena ibu saya kurang jelas menceritakannya. Terima kasih sudah membaca.

Agen Bola SBOBET