Siluman Buaya Putih Sungai Pemali Brebes - 318 Views

Pada suatu hari aku bersama dengan temanku pergi ke sebuah sungai yang bernama sungai pemali. Saat itu aku dan temanku sedang berenang di sungai pemali, dan sesaat kemudian terpikirkan olehku untuk membuat perahu dari batang pisang. Setelah selesai aku bersama temanku menduduki perahunya. Alangkah terkejutnya aku melihat sosok siluman buaya putih yang berada ditepi sungai, buaya itu sepertinya buaya yang pernah diceritakan oleh ibuku dulu.

loading...

Siluman buaya putih itu adalah buaya jadi-jadian kata ibuku. Aku dan temanku langsung syok melihat seekor buaya jadi-jadian itu berada ditengah-tengah sungai. Aku dan temanku langsung berenang ke tepian sungai pemali. Saat aku sudah sampai ketepian, aku tidak melihat buaya putih itu lagi, dan aku pun bergegas segera pulang kerumah beserta temanku. Aku menceritakan kepada ibuku saat sampai di rumah.

Dan ibuku melarangku untuk berenang lagi di sungai pemali itu. Alkisah pada zaman dahulu kala, sungai pemali yang berada di Brebes itu di tempati oleh berbagai siluman buaya. Ada sosok buaya putih, buaya buntung dan masih banyak lagi. Makhluk halus yang disebut-sebut sebagai penghuni sungai pemali, merupakan Lembudana-Lembudini, buaya putih dan sebangsanya yang sudah terlanjur menjadi mitos turun temurun.

Warga yang kebetulan meninggal tenggelam di daerah sungai pemali tersebut, oleh sebagian kalangan selalu dikait-kaitkan dengan keberadaan sosok siluman buaya putih tersebut. Sebagian warga desa Dumeling, kecamatan Wanasari yang berada di bantaran sungai pemali, misalnya sebelum ada kejadian korban yang tenggelam, biasanya akan ada isyarat-isyarat mistis tertentu. Dan juga, warga disekitar sini percaya dan tahu bahwa akan ada korban di sungai pemali.

Sebelum ada kejadian terkait dengan korban yang meninggal tenggelam di sungau pemali, biasanya ada riak-riak air yang aneh, atau penampakan siluman buaya putih yang muncul di sungai pemali tersebut. Namun hal ini hanya sebuah mitos yang belum tentu dapat di percayai kebenarannya, karena hidup dan mati seseorang sudah di atur dan untuk kita yang masih hidup, harus selalu mengingat kematian yang akan menimpa kita suatu saat nanti.