Hantu Si Manis Jembatan Ancol - 177 Views

Jembatan Ancol yang dahulu merupakan jembatan goyang, terletak di Jakarta Utara. Jembatan ini lebih populer di banding dengan jembatan lain yang lebih besar dan lebih bagus di Jakarta. Bukan karena keunikan bentuk bangunan atau ukuran jembatan ini, melainkan cerita tentang hantu si manis jembatan Ancol. Pada tahun 1995, seorang pelukis di Ancol di datangi seorang perempuan yang meminta di lukis.

Ketika itu hari telah gelap dan gerimis mulai turun. Sesuai permintaan perempuan tersebut, sang pelukis mulai menyapu kuasnya pada permukaan kanvas. Namun, saat sang pelukis baru menggambar setengah bagian tubuhnya, perempuan itu menghilang. Warga percaya bahwa perempuan itu adalah si manis jembatan Ancol.

loading...

Mitos ini sudah di mulai puluhan tahun sebelumnya. Di tahun 60-an ketika daerah Ancol masih berupa empang (tambak), seorang pendayung perahu pernah bertemu dengan si manis. Perempuan itu naik perahu malam-malam dan membayar pendayung tersebut dengan daun. Keterangan ini di dapat dari, seorang fotografer keliling di Ancol.

Berdasarkan tradisi mitos yang berkambang di masyarakat sekitar. Si manis tersebut bernama Mariyam (ada juga yang mengatakan gadis itu bernama Siti Ariah), yaitu seorang gadis manis kembang desa yang meninggal di kawasan jembatan Ancol dan jasadnya di buang setelah sebelumnya di perk*sa.

Karena kematian yang tidak wajar, akhirnya Mariyam menjadi penunggu jembatan Ancol dan beberapa kali menampakan diri pada orang-orang tertentu. Seperti yang pernah di alami oleh seorang penjual rokok di dekat pintu keluar Ancol. Penjual rokok itu mengaku pernah melihat Siti Ariah dari dekat. Dia membuka pertama kali kios rokoknya disini pada tahun 1990, tepatnya di samping jembatan goyang.

Saat malam Jumat, penjual rokok itu sedang menunggu kiosnya, agak gerimis. Sekitar pukul 01:00 pagi, lewat seorang perempuan. Ketika sudah agak jauh, perempuan itu berbalik arah menghampiri kios miliknya sembari tersenyum. Penjual rokok tersebut menyapa perempuan yang di kiranya calon pembeli dagangannya itu. Jaraknya dengan perempuan itu kira-kira 50 cm.

Menurutnya, perempuan itu berwajah manis, serta memakai kemeja kuning dan rok abu-abu.Setelah di tanya hendak belanja apa, perempuan itu menghilang. Meski tidak memakai pakaian serba putih, penjual itu yakin perempuan itu adalah si manis jembatan Ancol

Hotel Horison Ancol, yang juga terletak di kawasan Ancol, pun tak lepas dari cerita. Di hotel ini sering terlihat wanita cantik yang melintas di depan mata tapi saat di perjelas wanita tersebut hilang entah kemana. Konon wanita tersebut tak lain adalah sang tokoh legendaris “si manis jembatan Ancol”. Kabarnya managemen hotel membuat kamar khusus untuk si hantu manis ini.