Lala dan Keriting Bagian 3 - 175 Views

Sebelumnya lala dan keriting bagian 2. Ribuan iblis prajurit yang sedang melakukan pencarian membuat semua hantu penghuni di kota mati jadi berteriak histeris. Hantu-hantu itu langsung masuk kedalam rumah, terbang ke atas pohon, dan ada juga yang langsung menutup tokonya. Karena merasakan hawa kekuatan iblis yang sangat besar Lala jadi terbangun dari tidurnya. Setelah itu Lala langsung segera membangunkan Keriting.

Lala: cepat bangun.
Keriting: memangnya matahari sudah terbit?
Lala: belum, kita harus segera meninggalkan tempat ini.
Keriting: haduh, aku masih ngantuk.
Lala: bawa ini dan ikuti arah jarumnya. (Sambil memberikan sesuatu seperti sebuah kompas).
Keriting: kamu bagaimana?
Lala: aku akan mengikuti kamu dan berjaga di belakang.

Dengan segera Lala dan Keriting langsung keluar dari rumah. Keriting terus berlari mengikuti penunjuk arah melewati jalanan kecil gang rumah di ikuti oleh Lala. Tiba-tiba Keriting berhenti berlari saat sampai di sebuah pertigaan jalan. Keriting melihat satu prajurit iblis di ujung jalan sosok tinggi besar seperti serigala yang berjalan tegak sedang berlari ke arahnya. Lala terlihat akan mengeluarkan pedang tujuh naga dari sarung pedangnya. Tapi terlihat dengan slow motion Keriting malah memegang tangan Lala. “*Jeklek” suara pegangan pintu.

Keriting: ayo kita masuk ke rumah ini.

Dengan segera Keriting mengajak Lala masuk ke dalam rumah. Keriting melihat sesuatu di dalam rumah dan “*brukh” langsung menutup pintu. Sementara satu prajurit iblis terus berlari hingga akhirnya sampai di depan pintu. “*Jeklek” prajurit iblis mulai membuka pintu dengan perlahan-lahan. Setelah pintunya terbuka prajurit iblis mendengar suara seperti orang yang sedang melakukan sesuatu dari arah dalam kamar.

Lala: oh, ah, sakit ih. (Mendesah).
Keriting: tapi enak banget kan.
Lala: ah, ah, iya enak banget, jangan berhenti.
Keriting: iya.
Lala: kok di cabut sih.
Keriting: gantian ya kamu yang di atas.
Lala: iya.

Prajurit iblis terlihat mengkerutkan dahi dan terus berjalan ke arah kamar. “*Jeklek” suara pegangan pintu kamar. Setelah membuka pintu kamar prajurit iblis langsung masuk ke dalam kamar. Bersamaan dengan itu Lala dan Keriting yang bersembunyi di balik pintu depan langsung segera keluar dan melanjutkan pelarian. Sementara prajurit iblis sangat kesal karena suara itu ternyata hanya rekaman yang berasal dari sebuah tape recorder “*brekh” prajurit iblis langsung menghancurkan sebuah tape recorder lalu kemudian berlari keluar rumah untuk melanjutkan pengejaran. Keriting berhasil memperdayai satu prajurit iblis.

loading...

Lala: ternyata kamu tidak sebodoh yang aku kira, tapi aku tidak mau melakukan cara itu lagi.
Keriting: kenapa?
Lala: geli aku dengar suara aku kayak gitu.
Keriting: itu jembatannya di sebelah sana, ayo cepat.

Akhirnya Lala dan Keriting menemukan sebuah jembatan untuk jalan keluar dari kota mati. Tapi tidak jauh dari belakang Lala dan Keriting ada satu prajurit iblis yang mengejar. Lala dan Keriting terus berlari ke arah jembatan sementara prajurit iblis itu tiba-tiba menggonggong keras memberikan sinyal pada iblis lain. Sehingga ribuan iblis berhamburan datang ke tempat tersebut. To be continue lala dan keriting bagian 4.