Lala dan Keriting Bagian 6 - 152 Views

Sebelumnya lala dan keriting bagian 5. Iblis Chentong sangat berbeda dengan Iblis Lautek dan Iblis prajurit. Kepala iblis Chentong lebih mirip dengan kelalawar. Seluruh kulitnya bersisik seperti ular yang berwarna hijau gelap metalik. Memiliki dua taring gigi dan cakar kuku tangan yang runcing dan sangat tajam. Melihat kedatangan iblis Chentong seketika Lala dan Keriting langsung berhenti melangkah. Sedangkan John terlihat bersiap untuk menembak dengan kedua pistolnya. Begitu juga dengan Friska yang sudah mengambil satu anak panah di punggungnya.

loading...

Lala: cepat menjauh.
Keriting: iya.

Dengan penuh rasa takut Keriting langsung berlari dan bersembunyi di balik sepeda motor milik John. Bersamaan dengan itu John langsung berjalan menghampiri Lala dan berhenti di samping kanan Lala. Di ikuti oleh Friska yang juga berjalan menghampiri Lala dan kemudian berhenti di samping kiri Lala.

Friska: apakah dia iblis Chentong?
Lala: iya, dia adalah iblis Chentong.
Iblis Chentong: saya hanya ingin pedang tujuh naga dan orang-orang yang memiliki ikatan darah dengan Ling mati.

“*Jeduer, jeduer” John langsung menembak. Dua buah peluru melesat ke arah iblis Chentong. “*Tink, tink” peluru yang mengenai tubuh iblis Chentong hanya membuat percikan api dan sedikit pun kulitnya tidak tergores sama sekali.

Iblis Chentong: berarti tempat ini akan menjadi pemakaman untuk kalian.

Friska terlihat sudah bersiap melesatkan anak panah dengan busurnya “*whush” sepucuk anak panah yang berapi-api melesat dengan sangat cepat ke arah iblis Chentong. “*Tekrh” tapi anak panah itu juga hanya tertahan di kulit iblis Chentong. Iblis Chentong terlihat tersenyum lalu kemudian melesat dengan sangat cepat melebihi kecepatan peluru yang tiba-tiba sudah berdiri di belakang Lala, John dan Friska.

“*Chedack, chedack” iblis Chentong langsung memukul punggung John dan Friska. Sehingga John dan Friska terlontar dan terseret di jalan aspal. Dengan segera Lala langsung membalikan badan. Tapi “*kreph” tangan kiri iblis Chentong langsung mencekik leher Lala. John dan Friska yang tergeletak terlihat sedang berusaha untuk bangkit tapi kesulitan. Sepertinya pukulan kuat iblis Chentong membuat luka dalam yang sangat serius.

Terlihat di ujung belahan bibir Friska mengalir darah segar. Dalam keadaan leher tercekik Lala berusaha menusuk-nusukan pedang tujuh naga ke tubuh iblis Chentong. Tapi sedikitpun pedang tujuh naga itu tidak dapat melukai kulit iblis Chentong. Hingga akhirnya “*trink, tink, tink” pedang tujuh naga terjatuh. Lala berusaha melepaskan cekikan dengan kedua tangannya. Tapi cekikan itu sangat kuat hingga membuat Lala sangat kesulitan untuk bernapas. Lama-kelamaan Lala terlihat kehabisan napas dan tangan kirinya mulai terkulai tidak berdaya. Selanjutnya lala dan keriting bagian 7.