Aku dan Sopir Angkot - 57 Views

Hari itu sepeda motor aku masuk bengkel, hingga akhirnya mau tidak mau aku berangkat kerja naik angkot deh. Pulang kerjaku jam 23.00 WIB malam. Sepulang kerja aku naik angkot yang penumpangnya cuma aku seorang *doang. Dalam perjalanan aku merasa ngantuk sampai akhirnya aku tertidur selama beberapa lama. Ketika terbangun aku lihat masih tidak ada penumpang lain.

loading...

Terus aku lihat sekitar juga lokasinya baru sampai sebuah jembatan, katanya sih jembatan ini tuh angker banget. Aku merasa heran kok angkot ini jalannya pelan banget sih, saat aku lihat kedepan aku sangat terkejut karena sopirnya tidak ada. Aku sangat takut banget, angkotnya jalan sendiri, jantungku terasa mau lari. Dengan gemetaran dan ketakutan aku mencoba membuka jendela perlahan-lahan.

Setelah jendelanya terbuka aku langsung teriak “tolong! Tolong!” badanku langsung lemas karena kepala sopirnya nongol begitu saja dari belakang. Dia bilang “gak usah teriak neng, percuma jalanan ini mah kalau malam memang sepi”. Aku hampir saja tidak sadarkan diri, “maaf ya neng mobilnya mogok, kalau neng mau bantuin dorong mah ayo neng” kata bapak sopir sambil dorong mobil angkotnya dan terlihat kelelahan.

Karena kasihan aku turun dari mobil terus bantuin bapak sopirnya dorong. Setelah sampai di turunan jembatan bapak sopir bilang “sudah neng naik saja” aku pun langsung naik lagi. Dengan memanfaatkan turunan bapak sopirnya mencoba menghidupkan mobil angkotnya. Setelah mesin mobil angkotnya hidup kembali, bapak sopirnya langsung tancap gas mengantarku sampai ke tempat tujuan.

Setelah membayar, sopirnya bilang “bagi WA or pin boleh gak neng? 3 bulan yang lalu abang baru putus sama om kuntilanak, *hehe. Just give me a reason neng”. Aku pun langsung masuk kerumah dan membuka ponselku, terus aku baca KCH deh.

Agen Bola SBOBET