Hai apa kabar kalian, maaf aku baru posting lagi nih kemarin-kemarin sibuk kerja. Hari ini aku ingin berbagi cerita tentang hantu di Jepang yang cukup membuat siapa saja yang baca merinding bila membayanginya hehe, oke silahkan di baca ya semoga kalian terhibur.

Sebuah keluarga kecil di jepang sepasang suami isteri dan satu anak perempuan berumur 8 tahun, sang suami mendapatkan promosi kerja dan naik jabatan menjadi manager di perusahaannya dan mendapatkan bonus berupa uang tunjangan untuk keluarga sebesar kurang lebih 50 juta, dan akhirnya sang suami memakai uang itu untuk mencicil sebuah rumah yang desainnya bagus dan murah yang dia tidak sengaja lihat iklannya di Sosmed, sang suamipun men-DP rumah itu 50 juta lalu mencicilnya perbulan sampai lunas.

Singkat cerita mereka langsung menempati rumah tersebut setelah 1 minggu memberikan uang DP, pada hari pertama mereka sangat senang karena pindah kerumah baru dengan desain yang bagus dan lebih luas dari rumah sebelumnya yang sangat sederhana, setelah mereka merapikan barang dan sebagainya setelah itu malam harinya mereka makan malam bersama, pada saat mereka makan malam di meja makan terdengar seperti ada suara langkah kaki di atap rumah.

Mereka kaget tapi sang ayah bilang paling itu kucing atau tikus saja, dan rumah mereka itu hanya 1 lantai jadi suara itu bersumber dari loteng atap rumah. Lalu mereka melanjutkan makan dan selesai makan mereka langsung tidur karena lelah seharian membereskan barang-barang. Sang anak tidur di kamar yang terpisah dengan ayah dan ibunya. Pada saat tengah malam di depan lorong kamar sang ayah terdengar seperti ada yang berlari-lari kesana kemari lalu sang ayah pun terbangun dan bergumam dalam hati “ngapain si malam-malam si ade main lari-larian ini kan sudah malam (jam menunjukan jam 1 malam)”.

loading...

Sang ayah pun membuka pintu kamar dan tidak melihat apa-apa, tidak ada orang di lorong lalu sang ayah pun membuka pintu kamar anaknya dan melihat anaknya sedang tidur pulas, disitu sang ayah bingung sedangkan tadi jelas-jelas dia mendengar seperti ada yang berlari-lari tapi sang ayah berpikir kalau dia hanya mimpi saja atau mengigau saja dan akhirnya dia kembali tidur.

Saat pagi harinya sang ibu marah marah karena kamar sang anak sangat berantakan, boneka dan mainan bertebaran di lantai kamar anaknya tapi sang anak bilang bukan dia yang melakukannya tapi sang ibu malah semakin marah dan si anak pun menangis sejadi jadinya. Sang ayah lalu menenangkan suasana dengan mengajak mereka pergi ke wahana permainan karena hari itu adalah hari minggu sang anakpun sangat senang dan bahagia dan akhirnya meraka bersenang-senang disana lalu pada sore hari mereka pulang ke rumah.

Pada saat makan malam kejadian anehpun terjadi lagi kali ini tiba-tiba foto keluarga mereka yang berada di rak meja dekat ruang tamu jatuh sendiri ke lantai, mereka semua melihat itu dan sangat kaget mana mungkin angin bisa menjatuhkan bingkai foto, toh tidak ada angin di dalam rumah itu karena semua pintu dan jendela tertutup. Lalu sang ayah bercerita bahwa dari semalam sudah ada kejadian aneh di rumah baru ini.

Tapi sang istri hanya tersenyum dan berkata bahwa sang ayah hanya bermimpi saja dan si anakpun berkata bahwa bukan dia yang membuat kamarnya berantakan, dia saja kaget pas bangun tidur sudah berantakan seperti itu sedangkan sebelum tidur semua boneka dan mainan berada di tempatnya masing-masing. Sang anak memohon agar sang ibu percaya padanya. Lalu sang ayah berkata bahwa ada yang tidak beres dengan rumah ini dan kita harus cari tahu secepatnya.

Lalu pas tengah malam sekitar pukul 2 pagi sang ibu ingin pergi ke toilet untuk buang air kecil, toiletnya berada di dalam kamar tidur sang ibu, tiba-tiba si ibu mendengar seperti ada yang berlari-lari di depan lorong kamarnya lalu sang ibu pun membuka pintu kamar dan melihat ke arah lorong dan samar-samar terlihat di ujung lorong seperti ada anak kecil sedang berdiri dan menghadap belakang, sang ibu pun sangat terkejut dengan yang dia lihat. Lanjut episode berikutnya ya. Gak sempat lanjutin banyak kerjaan wkwk, bye-bye.