Karena Pohon Beringin - 453 Views

Aku memiliki seorang teman (CI). Rumahnya terkenal angker. CI sendiri tak berani untuk tidur dikamarnya. Suatu hari,CI menceritakan apa yang selalu ia temukan dan rasakan saat mulai menginjak lantai kamarnya padaku. CI bilang padaku,bahwa ia sering melihat bayangan putih di cermin kamarnya. Lalu ia juga melihat seorang perempuan yang memakai pakaian yang sangat panjang.

loading...

Kebetulan aku bisa melihat makhluk halus. Aku memanggil makhluk yang selalu berada di kamar temanku itu. Aku banyak berbincang-bincang dengan makhluk tersebut (FN). Ia memiliki keluarga yang telah lama meninggalkannya dengan adiknya. FN selalu datang kekamar temanku dan menitipkan adiknya di pohon belakang rumah temanku yang disana juga ada makhluknya.

FN merasa kesepian. Ia ingin memiliki teman yang hidup. Agar ia bisa merasakan bagaimana rasanya memiliki keluarga. Sayangnya CI tak menginginkan itu terjadi. Suatu hari,aku memberitahukan pada CI bagaimana caranya agar ia bisa menolak FN. Aku menyuruhnya untuk membuang sebuah barang yang sangat ia sayangi, dan mintalah FN untuk tinggal disana.

Akhirnya ia melakukannya. Dan tepat saat ia melakukannya, aku tertidur dan bermimpi. Aku memimpikan bahwa FN dan adiknya datang kerumahku. Muka FN tampak sedih. Tapi adiknya malah tertawa-tawa dengan suara yang membuat aku harus menutup telingaku. Saat esoknya aku menceritakan mimpiku pada CI. Dan aku juga bilang bahwa rencananya berhasil. Tapi reaksi yang diberikan oleh CI adalah bingung, seperti ia tak mengingat apa-apa.

Ya, memang FN sudah pergi. Tapi rupanya adiknya tetap masih ada di pohon belakang rumah CI. Ya, rupanya FN baik. Hanya saja adiknya. Adiknya nakal, ia tak mau pergi dari pohon tersebut. Tepatnya di pohon beringin. Dan karena itu, CI selalu di marahi oleh ibunya. Mungkin karena kenakalan oleh adiknya FN.