“Key” - 99 Views

Hari itu tepat kamis sore 16 november 2017, aku mendengar kabar bahwa salah satu keponakan perempuanku yang bernama key meninggal dunia, seperti gemuruh halilintar yang megelegar di telingaku begitu mendengar kabar itu, aku pun bergegas kerumah sakit untuk melihat jenazah keponakanku yang selama ini dekat denganku, begitu aku sampai di rumah sakit aku melihat kakak iparku menangis di samping jenazahnya dan di sebelah kakakku ada cha saudara kembar key yang kini telah terbujur kaku.

Hatiku terenyuh hancur dan sedih melihat itu semua, tak terasa ada butiran hangat yang hampir menetes di mataku, tepat jam 8 malam kami pun membawa jenazahnya pulang memakai mobil ambulance. Keesokan harinya jumat jam 10 pagi jenazahnya pun kami kebumikan, kulihat abangku yang merupakan ayah dari key begitu tegar menghadapinya, meskipun begitu aku tahu dalam hatinya dia sangat terpukul menghadapi itu semua, kami pun beranjak pulang meninggalkan kuburan yang di dalamnya telah di semayamkan keponakanku.

Aku hampiri si cha saudara kembar dari key dan perlahan ku belai kepalanya, dia menengadahkan kepalanya melihat wajahku sambil berkata “pak (om) nggak apa-apakan kalau si key kita tinggal sendirian disitu” sejenak aku tertegun, ku tatap matanya yang sembab karena telah menangis dari semalam dan lalu ku jawab “nggak, karena dia telah tenang berada disitu”.

Tepat 40 hari setelah kepergian key, malamnya aku bermimpi di datangi oleh sosoknya key, di dalam mimpiku itu dia mamakai baju berwarna putih, rambutnya tergerai dan wajahnya bersih penuh senyum, dia berkata “pak, kenapa bapak nggak pernah datang menjengukku, bapak sudah lupa ya sama key”. Aku tersentak bangun dengan nafas yang sedikit memburu, aku termenung meresapi perkataannya, maka keesokannya aku pun berziarah ke makam key bersama istriku, ternyata disitu ada adik perempuanku dan ibuku, rupanya mereka mengalami hal yang sama telah di mimpiin key keponakanku.

Lalu Tanggal 15 februari 2018 kemarin, abang dan kakak iparku pulang kampung karena ada keperluan yang harus mereka urus, jadi mereka menyuruhku untuk menjaga rumahnya selama 1 hari, malam itu kebetulan malam jumat dan aku pun sendirian menjaga rumah abangku, untuk mengisi kekosongan aku pun mengambil ponsel dan membuka game online arena of valor, gak terasa waktu telah menunjukan pukul 11 malam dan aku beranjak kekamar tidur keponakanku untuk melanjutkan bermain game sambil tiduran.

1 jam berlalu tiba-tiba aku mendengar suara yang memanggil-manggil “pak, pak, pak (om)”, ku letakan ponselku dan ku dengarkan dengan saksama suara itu, ya gak salah lagi itu suara almarhum key keponakanku yang telah meninggal, suaranya terdengar dekat di telingaku, aku pun beranjak keluar kamar dan menuju keruang tamu, ku beranikan diri dan ku perhatikan setiap sudut ruangan, tak ada apa-apa yang aneh.

Tapi kembali terdengar suara panggilan itu “pak, pak” dari arah dapur, maka aku pun menuju dapur, astaghfirullah di kamar mandi aku melihat samar-samar anak kecil yang postur tubuhnya mirip key, spontan seluruh tubuhku merinding dan kaku, rasa takut pun menghampiri, ku tatap dengan saksama sosok yang tak begitu jelas, tak dapat ku pastikan apakah dia key keponakanku atau bukan, namun ku beranikan diri untuk berbicara.

loading...

“Maafkan bapak key kalau bapak telah melupakanmu, bapak janji akan lebih sering untuk ziarah ke makammu”, lalu perlahan-lahan sosok itu hilang, aku pun tetap terpaku di tempatku, ku sebut nama Allah lalu aku pun beranjak ke kamar untuk tidur. Keesokan harinya aku pun berziarah kemakam keponakan yang semasa hidupnya selalu dekat denganku, aku teringat kejadian semalam, apakah itu teguran key agar aku tidak melupakannya? Semoga keponakanku tenang di alam sana dan di tempatkan di tempat terbaiknya, amin.

Agen Bola SBOBET