Penunggu Danau Sunter - 310 Views

Hay kawan-kawan aku mau berbagi cerita hantu lagi nih, kisah ini terjadi pada saat aku masih duduk di bangku SD, lokasinya di rumahku. Dulu aku tinggal di perumahan yang letaknya di antara danau Sunter 1 dan danau Sunter 2 yang terkenal lumayan angker tapi menarik di kota Jakarta dan di perumahanku itu ada sebuah empang bekas penampungan air sewaktu masih aktif dan empang itu lebih besar dari empang yang lainnya.

Pada suatu hari saya kedatangan tamu dari Warakas, Tanjung Priok , dia sedang main di rumah saya karena tempatnya juga adem dan halamannya cukup luas jadi terasa nyaman buat duduk di bawah pohon sambil mancing ikan di empang. Waktupun sudah sore dan dia pulang ke rumah tapi sesampainya di rumah, dia kesurupan lalu saya, mamah dan papah saya pergi ke Warakas setelah mendengar kabar kalau saudara saya kesurupan.

Sesampainya disana saudara saya sedang duduk bersila layaknya seorang laki-laki (saudara saya perempuan dan berumur sudah berkepala 3 waktu itu). Dia meminta agar di bawakan cabai rawit dan kopi yang sangat pahit lalu seorang kiai bertanya siapa dia dan dia menjawab dengan suara seperti aki-aki (kakek).

“Saya ki gabus bengkok, penjaga empang yang ada disitu dan penjaga danau Sunter 2”.

loading...

Lalu bercerita asal usul, bahwa dia dulu sempat bertengkar dengan nyai Roro Sunter keturunan nyai Roro Kidul. Mereka bertengkar karena memperebutkan wilayah danau Sunter 1 dan danau Sunter 2, hingga akhirnya nyai Roro Sunter yang menjaga di danau Sunter 1 bersama siluman buaya putih dan ki gabus bengkok yang menjaga di empang dan danau sunter 2. Lalu tiba-tiba ki gabus bengkok itu menyebut nama bapak saya dan dia berkata.

“Mana anak perempuanmu?”.
“Ini ada di sebelah saya”.
“*Hmm kalau tidak ada saya, anakmu sudah mati, karena penunggu disana suka mendorong anakmu ke empang tapi orang-orang utusan saya selalu menolongnya”.

Lalu setelah berkata seperti itu aki-aki itu minta di keluarkan dari tubuh saudara saya. Sekarang saya sudah tinggal disana tetapi jiwa saya seperti sudah di tanam disana setiap saya bermimpi entah apa saja mimpinya pasti keadaan rumah saya ya seperti rumah yang dulu itu tidak pernah saya memimpikan rumah saya yang sekarang saya tinggal. Kadang saya suka datang ke tempat itu untuk mengingat memori indah selama 12 tahun saya tinggal disana. Sekian, terima kasih.