Sesuatu yang Ada di Lereng Sekolahku - 80 Views

Jadi, waktu olahraga kelas 2/3, aku bersama teman-teman yang lain berlari keliling sekolah di dalam komplek. Kami berlari dari gerbang 1 menuju ke gerbang lereng. Setelah itu kami bermain berlari-lari di sekitar lereng, lalu ketika kami berlari aku merasa menginjak sesuatu yang keras. Aku memanggil seluruh teman-temanku. Dan aku bercerita bahwa aku menginjak batu yang bertuliskan “VIRLINE”.

Seperti nama orang saja, anak perempuan yang lain malah ketakutan. Karena itu masih jam pelajaran, jadi tidak ada yang berada di luar kelas. Sahabatku Nadya (nama samaran), berlari terbirit-birit kabur ke kelas, yang lain pun ikut berlari kecuali aku, dan keysa ( nama samaran). kami pun tanpa basa basi menatap ke arah batu itu, akhirnya kami berjalan kembali ke kelas.

loading...

Hawa dingin yang membuatku kedinginan membuatku ketakutan dan aku langsung lari terbirit-birit dan menarik tangan keysa. Sontak aku terkaget di depan kami ada seorang perempuan memakai baju SMA, yang berlumuran darah. Aku berpura-pura santai dan langsung berlari menuju ke kelasku. Saat istirahat makan siang aku, dan 4 sahabatku kembali ke lereng.

Aku masih melihat anak perempuan itu. Tetapi, hanya aku yang bisa melihatnya, hanya aku. Lama-lama aku mulai terbiasa melihat anak perempuan itu. Aku tidak merasa ketakutan, pada akhirnya dia yang duduk, berdiri dan aku berlari, dia banyak menoleh ke arahku dan tersenyum. Aku juga ikut tersenyum melihatnya. Setiap hari aku mengunjunginya yang hanya duduk menyendiri disana, dia adalah kakak kelas yang baik sepertinya.

Namun kenapa dia hanya mendekatiku, bukan yang lain? Itulah misteri yang belum terpecahkan, namun, aku tidak pernah curhat pada yang lain. Ini adalah rahasiaku dengan dia. Tiba saatnya salah satu dari temanku memaksa aku menceritakan semua kejadian yang aku alami. “Kurasa arwahnya perlu di tenangkan” kata temanku itu. Tunggu, kita harus memberi tahu kepada kepala sekolah, dan arwah kakak misterius itu akhirnya di tenangkan. Tamat.