Aku Ingin - 105 Views

Di kala mentari masih setia menyinari rembulan yang menerangi malam. Di saat itu ada seseorang yang terlihat adem ayem, nyaris tidak terdengar dan terkesan menghindar, sedang mencerna isi dari sebuah kisah cerita. Secara tidak langsung ada satu pesan yang di sampaikan dari kisah cerita ini. Sedikit demi sedikit akhirnya paham dan mengerti bersatu menjadi tahu.

Ijinkan aku di suatu malam melihat mereka-mereka yang selama ini tidak bisa aku lihat, mendengar mereka-mereka yang selama ini tidak bisa aku dengar, walau aku mengatakannya dalam hati sambil membaca cerita, tapi aku sungguh ingin hal ini terkabulkan di saat aku sendirian di kamar pada malam hari, aku tidak ingin gelisah penasaran terus membanjiri pikiran hingga resah ini menenggelamkan hati.

Hadirlah dan tunjukanlah wujud-wujud makhluk tersebut di dekatku, di hadapanku, di pandangan kedua bola mataku, entah itu pocong, kuntilanak, genderuwo, wewe gombel, hantu tanpa kepala, kepala tanpa badan dengan mata melotot dan bibir tersenyum, boneka berdarah-darah yang bergerak berjalan menghampiri membawa pisau, nenek tua yang merangkak dengan lidah melet-melet menjulur panjang, serta masih banyak lainnya yang aku harap hadir di suatu malam di hadapanku.

loading...

Setelah membaca aku berkata “Aamiin” dengan penuh harapan. Semoga terkabulkan apa yang menjadi keinginanku ini. Bukannya aku sok berani atau jagoan tapi aku sungguh ingin melihat hantu-hantu itu menampakan wujudnya dan menggangguku. Aku ikhlas dan ridho. Ganggu aku di kesepianku. Jangan biarkan aku tenang. Jangan biarkan aku nyaman.

Rusaklah keheningan malamku dan kesunyian ini dengan apa yang bisa dilakukan oleh bangsa jin. Terima kasih sebelumnya dan aku juga mendoakan kepada yang sudah membaca cerita ini agar doanya barusan bisa terkabulkan sesegera mungkin. Tamat.